Aksara Bali: Perbedaan revisi

3 bita dihapus ,  8 bulan yang lalu
→‎Perbandingan dengan aksara Jawa: pengganti ejaan "murda" yang lazim: menggunakan sandhangan layar
Tag: Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler Suntingan seluler lanjutan
(→‎Perbandingan dengan aksara Jawa: pengganti ejaan "murda" yang lazim: menggunakan sandhangan layar)
 
== Perbandingan dengan aksara Jawa ==
Kerabat paling dekat dari aksara Bali adalah [[aksara Jawa]]. Sebagai keturunan langsung [[aksara Kawi]], aksara Jawa dan Bali masih memiliki banyak kesamaan dari segi struktur dasar masing-masing huruf. Salah satu perbedaan mencolok antara aksara Jawa dan Bali adalah sistem tata tulis; Tata tulis Jawa sering kali tidak mengindahkan ejaan asli pada kosakata yang memiliki akar Sanskerta dan Kawi, sehingga tata tulis Jawa kontemporer tidak memiliki konsep yang serupa dengan ''pasang pagĕh''. Dalam aksara Jawa, sebagian besar aksara yang dikategorikan sebagai ''śwalalita'' dalam aksara Bali dialihfungsikan sebagai aksara ''murda'' ({{script/Java|ꦩꦸꦫ꧀ꦢꦩꦸꦂꦢ}}), yakni aksara yang digunakan untuk menuliskan gelar dan nama terhormat.<ref>{{cite book|last=Darusuprapta|title=Pedoman Penulisan Aksara Jawa|place=Yogyakarta|publisher=Yayasan Pustaka Nusantara bekerja sama dengan Pemerintahan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Daerah Tingkat I Jawa Tengah, dan Daerah Tingkat I Jawa Tengah|year=2002|isbn=979-8628-00-4|url=https://docs.google.com/viewer?a=v&pid=sites&srcid=ZGVmYXVsdGRvbWFpbnxoYW5hY2FyYWthbnxneDoyYmZjNmViZTcyNjI4OWEx|page=11-13}}</ref>
 
Perbandingan bentuk kedua aksara tersebut dapat dilihat sebagaimana berikut: