Pulau Laut, Natuna: Perbedaan revisi

5.760 bita dihapus ,  1 tahun yang lalu
k
cuma merapikan sebagian
k (clean up, replaced: lembab → lembap)
k (cuma merapikan sebagian)
|timur = Laut Natuna Utara
}}
d. Geologi
 
== Geologi ==
Wilayah Kecamatan Pulau Laut terdiri dari Pulau- pulau besar dan kecil. Jumlah keseluruhan pulau di Kecamatan Pulau Laut ada 8 (delapan) pulau, dimana hanya 2 (dua) pulau yang berpenghuni.
Nama Pulau:
1. *Pulau Laut
2. *Pulau Semiun
3. *Pulau Sunyut
4. *Pulau Sekapul
5. *Pulau Sebatur
6. *Pulau Sekatung
7. *Pulau Batu Imong
8. *Pulau Batu Buruk
9. Desa Airpayang
10.Desa Airpayang
11.Desa Airpayang
12.Desa Airpayang
13.Desa Tanjungpala
14.Desa Airpayang
15.Desa Airpayang
 
Sumber: Kantor Camat Pulau Laut
 
Khususnya Pulau Sekatung Pemerintah Pusat sudah memprogramkan berbagai pembangunan baik di bidang pariwisata maupun dibidang lainnya. Dan pemerintah telah menempatkan penduduk 5 KK serta ditambah dengan petugas Navigasi / Mercusuar. kedepan Pulau Sekatung sebagai pulau perbatasan bagian Utara Republik Indonesia akan di buat sebagai Pulau Percontohan dari Pulau-Pulau Terluar lainnya.
 
e. == Bentuk Permukaan Tanah Dan Penggunaan Lahan ==
 
Bentuk permukaan tanah sebagian besar daratannya landai / dataran rendah dan sebagian berbukit-bukit yang masih merupakan hutan dan sebagian lainnya dimanfaatkan sebagai lahan pertanian dan perkebunan rakyat.
Didaratan pesisir vegetasi masih dalam keadaan baik, jenis tanaman yang banyak ditemui adalah pohon kelapa, serta terdapat bagian pantai yang ditumbuhi vegetasi mangrove yang cukup rapat dari jernis Avicenia¹.fggggggggggggggh
Substrat pantai di areal sekitar hutan mangrove adalah pasir berlumpur dan area lainnya berpasir².
 
f. == Lingkungan ==
 
Kecamatan Pulau Laut dikelilingi gugusan terumbu karang. Jarak batas terumbu karang dengan tubir karang relatif besar, mencapai 2 km*.
 
Pada surut rendah dan terendah sebagian areal tersebut kering, kecuali bagian cekungan merupakan alur keluar masuk perahu / kapal nelayan*.
 
Pada saat pasang dan digenangi air, dalam areal pesisir ditemukan beberapa biota antara lain penyu sisik, gerombolan ikan hias dan anakan ikan Baronang*.
 
* Sungai Arung Batang
 
i. === Jarak Desa dengan Ibu Kota Kecamatan ===
* Desa Air payang ± 4 kilometer
* Desa Tanjung pala ± 12 kilometer
* Desa Kadur ± 10 kilometer
 
1. Desa Air payang ± 4 kilometer
2. Desa Tanjung pala ± 12 kilometer
3. Desa Kadur ± 10 kilometer
 
Sumber== KantorBatas-batas CamatDesa di Kecamatan Pulau Laut ==
 
j. Batas-batas Desa di Kecamatan Pulau Laut
 
1. Desa Air payang
Utara: Desa Tanjung Pala/ Desa Kadur
Selatan: Kecamatan Bunguran Utara
Timur: Laut Cina Selatan
Barat : Kecamatan Siantan
 
2. Desa Tanjung pala
Utara: Laut Cina Selatan/ Vietnam
Selatan: Desa Air Payang
Timur: Laut Cina Selatan
Barat : Desa Kadur
 
3. Desa Kadur
Utara: Desa Tanjung pala
Selatan: Desa Air Payang
Timur: Desa Tanjung Pala
Barat : Laut Cina Selatan
 
k. == Jarak Kecamatan Pulau Laut dengan Daerah Lain ==
*Kecamatan Bunguran Utara ± 50 mil
*Kecamatan Bunguran Barat ± 65 mil
*Kecamatan Bunguran Timur ± 65 mil
*Kecamatan Pulau Tiga ± 67 mil
*Kecamatan Midai ± 137 mil
*Kecamatan Siantan ± 295 mil
*Kecamatan Palmatak ± 280 mil
*Kecamatan Jemaja ± 325 mil
*Kecamatan Serasan
*Kecamatan Subi
 
== Nama–nama Desa ==
Kecamatan Bunguran Utara ± 50 mil
*Air Payang
Kecamatan Bunguran Barat ± 65 mil
*Tanjung Pala
Kecamatan Bunguran Timur ± 65 mil
*Kadur
Kecamatan Pulau Tiga ± 67 mil
Kecamatan Midai ± 137 mil
Kecamatan Siantan ± 295 mil
Kecamatan Palmatak ± 280 mil
Kecamatan Jemaja ± 325 mil
Kecamatan Serasan
Kecamatan Subi
 
== Jumlah Dusun, RT dan RW ==
Sumber analisis daerah operasional Pos AL Pulau Laut
Banyaknya Dusun, RT, dan RW menurut Desa di Kecamatan Pulau Laut Tahun 2011:
 
Air Payang; Dusun: 2, RT: 10, RW: 4
b. Nama – Nama Desa
Tanjung Pala; Dusun: 1, RT: 8, RW: 3
Kadur; Dusun: 1, RT: 6, RW: 1
 
== Sarana Pemerintahan Desa ==
1. Air Payang
2. Tanjung Pala
3. Kadur
 
c. Jumlah Dusun, RT dan RW
 
Bnayaknya Dususn, RT dan RW Manurut Desa di Kecamatan Pulau Laut Tahun 2011Air Payang
 
Dusun RT RW
Air Payang 2 10 4
Tanjung Pala 1 8 3
Kadur 1 6 1
 
d. Sarana Pemerintahan Desa
 
NO Desa Kantor Desa Balai Desa/ Pertemuan
3. Kadur Ada Ada
 
== Kepadatan Penduduk ==
e. Pegawai Negeri Sipil (PNS) Menurut Tingkat Pendidikan
 
Banyaknya PNS Menurut Tingkat Pendidikan yang DItamatkan dan Jenis Kelamin di Kecamatan Pulau Laut
NO Tingkat Pendidikan yang Ditamatkan Jenis Kelamin
Laki-Laki Perempuan Jumlah
1. SD 3 1 4
2. SLTP 2 - 2
3. SLTA 14 4 18
4. DIPLOMA II/III 18 8 26
5. S1 14 5 19
6. S2 1 - 1
Jumlah 52 18 70
 
a. Kepadatan Penduduk
 
Tabel: Laporan Penduduk Tahun 2011
- - - 1.115 1.063 2.178 624
 
f. Tingkat== Mata Pencarian ==
Tingkat Mata Pencaharian atau Lapangan Usaha Penduduk Kecamatan Pulau Laut
* Pertanian
* Perkebunan
* Industri
* Perikanan
* Buruh bangunan
* Perdagangan
* Angkutan
* Peternakan
* Jasa kemasyarakatan
* Lain-lain
a. Buruh
b. IRT
c. PNS
d. PTT
e. GTT
f. TNI
 
Struktur mata pencaharian penduduk, usaha pertanian dan tanaman pangan, perkebunan, peternakan, perikanan, industri kecil dan sektor jasa perdagangan.
Mata pencaharian utama adalah nelayan. Saat cuaca buruk penduduk berubah propesi menjadi petani atau merawat kebun kelapa, beberapa menjadi peternak dan tukang serta pekerja bangunan.
 
Mata pencaharian utama adalah nelayan. Saat cuaca buruk penduduk berubah propesi menjadi petani atau merawat kebun kelapa, beberpa menjadi petrenak dan tukang serta pekerja bangunan.
 
a. Pertanian
 
Pertanian:
1. Ubi kayu
2. Cabe/lada
3. Pisang
4. Kacang panjang
5. Serta sayur-sayuran
6. Dan lain-lain.
 
Perkebunan:
1. Kelapa
2. Cengkeh
3. Karet
4. Durian
5. Mangga (suai)
 
b. Peternakan
 
Peternakan:
1. Sapi
2. Ayam
3. Kambing
 
c. Perikanan
 
Komoditas penangkapan: ikan napoleon, beberapa jenis kerapu, teripang dan siput laut.
 
Nilai ekonomi tinggi ikan napoleon dan ikan kerapu, berlaku dalam pembelian ikan hidup, sedangkan ikan yang mati tidak ada nilainya (kurang berharga).
 
Nilai ekonomi tinggi berlaku juga kepada teripang berdasarkan jenisnya.
 
Sistem perdagangan ditentukan oleh seorang pengusaha lokal pengumpul ikan berdasarkan permintaan pembeli berasal dari Tanjungpinang, Kalimantan, Bahkan dari Negara Tetangga (Singapura, Malaysia, dan Hongkong).
 
== Perindustrian ==
Agar ikan tetap hidup (menunggu kapal pembeli), pengusaha dan nelayan manampung hasil tangkapan mereka dalam keramba di sekitar perairan pantai.
Untuk penangkapan ikan karang (napoleon dan jenis kerapu), masih menggunakan alat tradisional seperti pancing dan bubu dengan menggunakan kapal tempel / pompong.
 
Dalam satu bulan penghasilan yang di dapat secara keseluruhan untuk nelayan Kecamatan Pulau Laut, untuk ikan Napoleon, Kerapu, kerapu sonok ± 1,5 ton sedangkan untuk teripang 1 s/d 2 ton yang mana hasil panen tersebut di jual ke kapal (Hongkong dan Singapura) yang datang menjemput hasil panen tersebut 2 sampai dengan 3 kali datang dalam sebulan.
 
d. Perindustrian
 
Industri kecil juga merupakan sumber mata pencarian masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Namun hasil yang mereka dapat belum maksimal ini diserbabkan modal yang mereka miliki relatif kecil, diharapkan kedepan, bantuan untuk industri usaha kecil dapat mereka terima untuk meningkatkan pengembangan usaha industri kecil dan pengrajin. Ditinjau dari beberapa tahun yang lalu bantuan untuk industri kecil kurang tepat pada sasarannya, sehingga pengusaha industri kecil dan menengah khususnya di Kecamatan PulauLaut banyak yang gulung tikar.
 
== Transportasi dan komunikasi ==
Table: Data Industri Kecil
Sudah kurang lebih 6 (Enam) tahun Kecamatan Pulau Laut Berjalan berbagai bidang pembangunan tampak, khusus untuk Transportasi dan Komunikasi. Pemerintah sudah membuat Program untuk Kecamatan Pulau Laut akan bersandar kapal penumpang baik berupa Kapal dari PT. PELNI ( KM. BUKIT RAYA maupun KM. LEUSER) serta Kapal Perintis. Namun menjelang tahun 2007 untuk Program Pemerintah dibidang Tranportasi, khususnya Kapal milik PT. PELNI tidak berjalan lagi sebagaimana mestinya sampai sekarang.
Rabung, Tahu dan Tempe
Pada tahun 2007, setelah dilaksanakan pembangunan pelabuhan perintis Kecamatan Pulau Laut, direncanakan akan selesai dikerjakan, yang dibangun dilokasi tidak jauh dari Komplek Perkantoran Kecamatan Pulau Laut tepatnya di daerah Tanjung Mayan dan ukuran pelabuhan perintis yang sedang di bangun 3 x 1200 m. Namun sampai sekarang pelabuhan tersebut belum selesai dikerjakan,
Tukang Kayu
Batako
Kusen dan Meubel
Tukang Kayu dan Pompong
 
Tabel: Pengrajin dan URT
No Jenis usaha Jumlah Keterangan
1. Topeng 1
2. Penjahit Pakaian 9
3. Kerupuk ikan 3
4. Minyak kelapa 2
5. Kerucut / Tapis 1
6. Rumbia 2
7. Anyaman 1
8. Tukang pandan 3
9. Kerupuk Ikan 12
10. Mie Sagu 4
11. Parut Kelapa 8
Jumlah 45
Sumber Kantor Camat Pulau Laut
 
e. Transportasi dan komunikasi
 
Sudah kurang lebih 6 ( Enam ) tahun Kecamatan Pulau Laut Berjalan berbagai bidang pembangunan tampak, khusus untuk Transportasi dan Komunikasi. Pemerintah sudah membuat Program untuk Kecamatan Pulau Laut akan bersandar kapal penumpang baik berupa Kapal dari PT. PELNI ( KM. BUKIT RAYA maupun KM. LEUSER) serta Kapal Perintis. Namun menjelang tahun 2007 untuk Program Pemerintah dibidang Tranportasi, khususnya Kapal milik PT. PELNI tidak berjalan lagi sebagaimana mestinya sampai sekarang.
Pada tahun 2007 setelah dilaksanakan pembangunan pelabuhan perintis Kecamatan Pulau Laut direncanakan akan selesai dikerjakan, yang dibangun dilokasi tidak jauh dari Komplek Perkantoran Kecamatan Pulau Laut tepatnya di daerah Tanjung Mayan dan ukuran pelabuhan perintis yang sedang di bangun 3 x 1200 m. Namun sampai sekarang pelabuahan tersebut belum selesai dikerjakan, sesuai dengan keinginan Masyarakat seluruh Kecamatan Pulau Laut
Serta dibidang Komunikasi pada Kecamatan Pulau Laut juga sudah berdiri Tower Hand Phone ( HP ) milik “PT. TELKOMSEL dan INDOSAT “ mudah – mudahan dengan adanya pembangunan kedua sarana dan prasarana tersebut akan membantu masyarakat dalam peningkatan sumber ekonomi kerakyatan sehingga tingkat kesejahteraan masyarakat semakin meningkat.
Harapan Masyarakat Kecamatan Pulau Laut untuk Tahun 2011 sarana Tranportasi, khususnya dibidang laut dapat ditingkatkan sehingga betul – betul dapat membantu Ekonomi mereka.
1. Sarana dan Prasarana Transportasi
 
Tabel
No Jenis Prasarana Lokasi Ukuran Keterangan
1. Pelabuhan Perintis Tanjung Mayan 3 x 1100 m - Belum selesai
2. Dermaga Kayu Air Payang 2 x 300 m - Akan ditambah ± 10 Meter
3. Dermaga Kayu Dusun Kadur 2 x 300 m -
4. Dermaga kayu Tanjung Pala 2 x 1200 m - Baik
5. Dermaga Kayu Tanjung Batu 2 x 700 m - Milik TNI- AL
Sumber Kantor Camat Pulau Laut
 
a. Jumlah Pompong
 
No Desa Jumlah pompong Keterangan
1. Air Payang 75
2. Tangjung Pala 56
3 Desa Kadur 29
Jumlah 160
Sumber Kantor Camat Pulau Laut
 
b. Jumlah Sepeda Motor
 
No DESA Jenis Kendaraan Ket
Mobil Motor Kendaraan angkut(Tossa)
1. Air Payang 5 280 14
2. Tanjung Pala 1 161 3
3. Desa Kadur 4 92 3
Jumlah 10 533 20
Sumber Kantor Camat Pulau Laut
 
2. Alat Komunikasi
 
No Jenis Alat Jumlah Keterangan
1. SSB 8 TIDAK BAIK
2. Telepon Satelit
(Bantuan Dinas Perikanan & Kelautan ) 1 TIDAK BAIK
3. Tower Hand Phone ( Telkomsel ) 1 BAIK
4. Tower Hand Phone ( Indosat ) 1 BAIK
5. Telpon Kabel 1 BAIK
JUMLAH 12
Sumber Kantor Camat Pulau Laut
 
Pada tahun 2010 ini untuk sarana dan prasarana Kesehatan di Kecamatan Pulau Laut sudah mulai bertambah, selain postu yang ada di Desa Air Payang dan Polindes di Desa Tanjung Pala. Untuk tahun 2010 diKecamatan Pulau Laut sudah memiliki PUSKESMAS serta perumahan Dokter dan Perawat yang yang sudah dibangun tahun 2007, Dengan demikian impian Program Pemerintah Kabupaten Natuna Khususnya dan Kecamatan Pulau Laut pada umumnya untuk menuju Natuna Sehat 2010 telah menjadi kenyataan.
 
5. Jenis Penyakit dan jumlah pengunjung dari bulan Januari sampai dengan bulan September 2010 pada Puskesmas, Pustu Airpayang dan Polindes Desa Tanjungpala:
Inpeksi saluran pernapasan atas
Penyakit tekanan darah tinggi
Penyakit tulang persendian dan reumatik
Malaria klinis
Penyakit kulit alergi
Asma
Diare
Penyakit rongga mulut dan gigi
Kecelakaan dan ruda paksa
Epilepsy
Penyakit mata
Penyakit kulit inpeksi
TB.Paru
Penyakit kulit karena jamur
Terhitung mulai dari Bulan Januari sampai dengan Bulan Desember 2010
Sumber Puskesmas Kecamatan Pulau Laut tahun 2006
 
d. Pendidikan
 
== Pendidikan ==
Sesuai dengan program Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah dan Pemerintahanan Kecamatan Pulau Laut khusunya, pembangunan dan pengembangan dibidang pendidikan sudah menunjukan angka yang signipikan, hal ini didukung oleh sarana dan prasarana yang memadai baik gedung maupun tenaga pengajarnya. Dimulai tahun 2006 pemerintah sudah mencanangkan bangunan sekolah yang bersipat permanen. Hal ini sudah terwujud untuk 3 gedung Sekolah Dasar Negeri Se-Kecamatan Pulau Laut, dan 1 gedung SMPN serta 1 gedung SMA di Kecamatan Pulau Laut, yang semuanya terletak di komplek pendidikan Kota Baru Kecamatan Pulau Laut.
 
Pengurangan angka putus sekolah terhadap anak-anak usia sekolah dapat diwujudkan dengan adanya program Kesetaraan yang terdiri dari Paket A,B dan C. Dengan adanya penambahan guru-guru yang lulus PGSD di Pontianak terdiri dari sekitar 15 orang dan Guru Sarjana tamatan dari Jojjakarta dan di tambah lagi Guru Sarjana yang dikirim oleh Pmerintah Daerah, akan lebih lancar pula pelaksanaan peroses belajar mengajar dan akan mendukung peningkatan pengetahuan di bidang pendidikan bagi murid-murid SD, SMP maupun SMA di Kecamatan Pulau Laut.
 
== Pertahanan dan Keamanan ==
Dengan adanya sarana pendidikan di Kecamatan Pulau Laut yang lengkap, ini merupakan salah satu dari pendukung penambahan penduduk, karena anak-anak didik tidak lagi melanjut pendidikannya di luar Kecamatan Pulau Laut.
 
i. Kantor Instansi Pemerintah BUMN
 
Table: Instansi Pemerintah BUMN
No Dinas/Instansi PNS CPNS PTT Honorer Jumlah Ket
1. Kantor Camat Pulau Laut 16 - 17 1 34
2. UPTD Pendidikan 5 - 3 1 9
3. UPTD Perikanan - - 1 - 1
4. UPTD Pertanian - - - - -
5. POS AL 3 - - - 3 TNI
6. KAPOSPOL 2 - - - 2 POLRI
7. Koramil 6 - - - 6 TNI
8. BABINSA - - - - -
9. YONIF 134/ TS 31 - - - 31 TNI
10. PUSKESMAS 4 - 17 - 22
11. KUA 4 - 1 - 5
JUMLAH 71 2 39 2 114
 
j. Pertahanan dan Keamanan
 
Dibidang pertahanan dan keamanan di Kecamatan Pulau Laut memiliki Pos TNI AL dengan jumlah Anggota 3 orang dan Pos Pengamanan Daerah Terluar dengan jumlah Anggota 31 orang yang terletak di Pulau Sekatung. Untuk Pos Marinir sudah ditempatkan di Kecamatan Pulau Laut sejak tahun 1985 hingga sekarang untuk pos yang dibangun di Desa Airpayang kondisinya sudah tidak layak pakai ( rusak Total ) penempatan untuk anggota Marinir sekarang di Sekatung berjumlah 10 orang. Selain aparat TNI AL, TNI – AD 134 di Kecamatan Pulau Laut sudah memiliki KORAMIL dengan 6 orang Anggota serta 3 orang BABINSA ditiap Desa.
 
k. == Navigasi ==
 
Di Kecamatan Pulau Laut sudah memiliki 2 buah Mercusuar dan 3 buah rambu suar,yang terletak:
*Mercusuar Pulau Sekatung
*Mercusuar Pulau Semiun
*Rambu Suar Pulau Sebatur
*Rambu Suar Karang Sebuntar,dan
*Rambu Suar Tokong Buruk
 
== Hasil Produksi Lokal ==
1. Mercusuar Pulau Sekatung
2. Mercusuar Pulau Semiun
3. Rambu Suar Pulau Sebatur
4. Rambu Suar Karang Sebuntar,dan
5. Rambu Suar Tokong Buruk
 
HASIL PRODUKSI LOKAL
 
a. Kelapa Rakyat
 
=== Kelapa Rakyat===
Selain nelayan mata pencarian masyarakat juga tertumpu dibidang pertanian dan perkebunan, salah satunya kelapa yang diolah menjadi kopra untuk di eksport atau dijual di Kalimantan dan Kuala Enok, juga tersedia kelapa yang potensial dan unggul, untuk pengembangan kelapa skala industri olahan. Untuk saat ini cara pengerjaannya masih memakai cara tradisional dalam hal pembuatan minyak goreng.
Pengembangan kedepan direncanakan akan diadakan jenis kelapa hibrida sebanyak ± 10.000 batang. Di Kecamatan Pulau Laut sangat memungkinkan karena didukung oleh faktor alam dan kondisi tanah yang landai dan subur untuk dikembangkan.
Dengan adanya pengembangan kelapa hibrida akan membantu meningkatan perekonomian masyarakat khususnya pertani kelapa.
 
b. === Cengkeh===
 
Tanaman cengkeh juga merupakan penunjang penghasilan masyarakat, meskipun hasil pendapatan mereka merupakan penghasilan tahunan. Diperkirakan hasil panen cengkeh setiap tahunnya di Kecamatan Pulau Laut ± 25-40 ton dengan jumlah ± 15.000 batang dengan luas lahan ± 400 ha.
 
c. === Mangga (suai/pelam)===
 
Tanaman mangga merupakan tanaman yang unggul yang dimiliki oleh Kecamatan Pulau Laut bahkan menguasai dilingkungan Kabupaten Natuna, hal ini dikarenakan mangga yang ada di Kecamatan Pulau Laut memiliki ciri khas tersendiri, selain rasanya yang manis juga tidak terkandung zat kimia maupun zat pengawet lainnya, karena semuanya masih bersifat alami dan sehat untuk di konsumsi.
Buah mangga juga memiliki penyakit yang sedikit rumit untuk di basmi, karena hamanya bersarang di dalam buah, upaya kedepan semoga pemerintah bisa menanggulangi berbagai kendala atau penyakit tanaman mangga yang merupakan suatu tanaman kebanggaan bagai masyarakat Kecamatan Pulau Laut.
Di Kecamatan Pulau Laut memiliki ± 23.000 batang pohon mangga dengan luas ± 150 ha.
 
d. === Sagu===
 
Kurangnya pemanfaatan sagu oleh masyarakat Kecamatan Pulau Laut menyebabkan banyaknya pohon sagu yang tidak terawat tidak diolah sehingga banyak pohon sagu seolah-olah terabaikan begitu saja. Hanya sebagian kecil saja masyarakat yang mau mengolah pohon sagu tersebut. Hal ini disebabkan harga pasaran untuk sagu sanggat murah. Terdapat banyak lahan basah yang potensial untuk pengembangan pohon sagu. Pohon sagu yang terdapat di Kecamatan Pulau laut tahun 2010 ± 7.000 batang dengan luas lahan ± 39 ha.
 
2.678

suntingan