Metionina: Perbedaan revisi

5 bita ditambahkan ,  11 tahun yang lalu
k
http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pembicaraan_Pengguna%3ABorgx&diff=1713832&oldid=1712228
k (memindahkan Metionin ke Metionina: http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pembicaraan_Pengguna%3ABorgx&diff=1713832&oldid=1712228)
k (http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pembicaraan_Pengguna%3ABorgx&diff=1713832&oldid=1712228)
|-
|}
'''MetioninMetionina''', bersama-sama dengan [[sistein]], adalah asam amino yang memiliki atom [[belerang|S]]. Asam amino ini penting dalam [[sintesis protein]] (dalam proses [[transkripsi]], yang menerjemahkan urutan [[basa nitrogen]] di [[DNA]] untuk membentuk [[RNA]]) karena kode untuk metioninmetionina sama dengan kode awal (start) untuk suatu rangkaian RNA. Biasanya, metioninmetionina awal ini tidak akan terikut dalam protein yang kelak terbentuk karena dibuang dalam [[proses pascatranskripsi]].
 
Asam amino ini bagi manusia bersifat esensial, sehingga harus dipasok dari bahan pangan. Sumber utama metioninmetionina adalah [[buah-buahan]], daging ([[ayam]], [[sapi]], [[ikan]]), [[susu]] (susu murni, beberapa jenis [[keju]]), sayuran (''spinach'', [[bayam]], [[bawang putih]], [[jagung]]), serta kacang-kacangan ([[kapri]], [[pistacio]], kacang [[mete]], [[kacang merah]], [[tahu]], [[tempe]]).
'''Metionin''', bersama-sama dengan [[sistein]], adalah asam amino yang memiliki atom [[belerang|S]]. Asam amino ini penting dalam [[sintesis protein]] (dalam proses [[transkripsi]], yang menerjemahkan urutan [[basa nitrogen]] di [[DNA]] untuk membentuk [[RNA]]) karena kode untuk metionin sama dengan kode awal (start) untuk suatu rangkaian RNA. Biasanya, metionin awal ini tidak akan terikut dalam protein yang kelak terbentuk karena dibuang dalam [[proses pascatranskripsi]].
 
Biosintesis metioninmetionina dilakukan oleh [[tumbuhan]] dan [[mikrobia]] menggunakan [[asam aspartat]] dan [[sistein]] sebagai bahan baku (sistein juga dibuat dari metioninmetionina, suatu proses dapat balik).
Asam amino ini bagi manusia bersifat esensial, sehingga harus dipasok dari bahan pangan. Sumber utama metionin adalah [[buah-buahan]], daging ([[ayam]], [[sapi]], [[ikan]]), [[susu]] (susu murni, beberapa jenis [[keju]]), sayuran (''spinach'', [[bayam]], [[bawang putih]], [[jagung]]), serta kacang-kacangan ([[kapri]], [[pistacio]], kacang [[mete]], [[kacang merah]], [[tahu]], [[tempe]]).
 
Biosintesis metionin dilakukan oleh [[tumbuhan]] dan [[mikrobia]] menggunakan [[asam aspartat]] dan [[sistein]] sebagai bahan baku (sistein juga dibuat dari metionin, suatu proses dapat balik).
 
 
112.688

suntingan