Jarak (tumbuhan): Perbedaan revisi

Tidak ada perubahan ukuran ,  3 bulan yang lalu
k
Tag: Suntingan visualeditor-wikitext
 
=== 2. Inovasi dalam Produksi ===
Tanaman jarak menghasilkan biji jarak pagar yang terdiri dari ''60'' persen berat kernel (daging ''bush)'' dan 40 persen berat kulit. Inti biji (kernel) jarak pagar mengandung sekitar 40-45 persen minyak sehingga dapat diekstrak menjadi minyak jarak dengan cara mekanis ataupun ekstraksi menggunakan perarutpelarut seperti heksana. Minyak jarak pagar merupakan jenis minyak yang memiliki komposisi trigliserida yang mirip dengan minyak kacang tanah. Tidak seperti jarak (''ricinus communis'') kandungan asam lemak esensial dalam rninyak jarak pagar cukup tinggi sehingga minyak jarak pagar merupakan sebetulnya dapat dikonsumsi sebagai minyak makan asal saja racun yang berupa ''phorbol ester'' dan ''curcin'' dapat dihilangkan<ref name=":3">Gao, Yin-yu., Wen-wei Chen, Hanwu Lei, Yuhuan Liu, Xiangyang Lin, Roger Ruan. (2007). Optimization of transesterification conditions for the production of fatty acid methyl ester (FAME) from Chinese tallow kernel oil with surfactant-coated lipase. ''J.Biomass and Energy''. Science Direct.</ref>
 
Minyak jarak pagar ini dikembangkan dalam produksi biodiesel. Dalam proses produksi biodiesel, selama ini menggunakan metode transesterifikasi konvensional. Pada saat ini dilakukan inovasi dalam produksi yaitu dari bahan baku lebih dahulu diambil minyaknya lalu minyak tersebut dikonversi menjadi biodiesel. Namun untuk minyak non pangan, dengan asumsi bahwa minyak tersebut memang diperuntukkan untuk bahan baku biodiesel, maka dapat dilakukan metode transesterifikasi secara langsung (in situ), dari biji bahan tersebut. Pada tahap ini proses ekstraksi (pengambilan minyak) dan proses reaksi atau konversi minyak menjadi biodiesel dijadikan satu. Dengan harapan penghilangan satu proses yaitu proses pengambilan minyak dihilangkan maka produk biodiesel yang dihasilkan akan lebih murah<ref name=":3" />
Pengguna anonim