R. Soewondo Ranoewidjojo: Perbedaan antara revisi

711 bita ditambahkan ,  2 tahun yang lalu
tidak ada ringkasan suntingan
Tidak ada ringkasan suntingan
Tidak ada ringkasan suntingan
Tag: Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler Suntingan seluler lanjutan
{{Infobox Officeholder
|name = Raden Soewondo Ranoewidjojo
|office = Gubernur Jawa Timur
|order = Ke-4
|term_start = 3 Desember 1959
|term_end = 31 Januari 1963
|president = [[Soekarno]]
|lieutenant = [[Moch. Wijono]]
|predecessor = [[R. T. A. Milono]]
|successor = [[Moch. Wijono]]
|image = R-Raden Soewondo- Ranoewidjojo Official Portrait.jpgpng
|captionimagesize = 200px
|caption = Potret sebagai anggota [[Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia]], 1972
|birth_name =
|othername =
|nationality = {{flagicon|Indonesia}} [[Indonesia]]
|birth_date = {{birth date|1905|10|27}}
|birth_place = {{flagicon|Hindia Belanda}} [[Pasuruan]], [[Jawa Timur]], [[Hindia Belanda]]
|birth_place =
|location =
|party = [[Berkas:Logo GOLKAR.jpg|30px]] [[Partai Golkar]]
|occupation =
|spouse =
}}
 
'''Raden Soewondo Ranoewidjojo'''<ref>[https://books.google.co.id/books?id=VODlHHq4FukC&pg=PA8&lpg=PA8&dq=Riwayat+hidup+anggota-anggota+Majelis+Permusyawaratan+Rakyat&source=bl&ots=47rEdkbY_Q&sig=ACfU3U2VnoBFyvszaMPc0sWhFrzR7xbiUQ&hl=id&sa=X&ved=2ahUKEwj67ualiPXpAhXW4XMBHeHpDtgQ6AEwBHoECAcQAQ#v=onepage&q=Soewondo%20Ranoewidjojo%20&f=false Raden Soewondo Ranoewidjojo] N
'''RBooks.google.co.id. Diakses tanggal 9 SoewondoJuni Ranoewidjojo'''2020</ref> adalah [[Gubernur Jawa Timur]] periode [[1959]] - [[1963]] menggantikan [[R. T. A. Milono]] pada tanggal [[3 Desember]] [[1959]] di [[Surabaya]], [[Jawa Timur]]. Pada masa pemerintahannya kondisi sosial politik dan keamanan di Jawa Timur sudah membaik. Kasus yang tampak banyak mencuat pada masa itu adalah penyelewengan dan dugaan [[korupsi]] yang dilakukan oleh beberapa pejabat pemerintah, baik di tingkat [[provinsi]] maupun daerah. Diawali dengan dugaan penyelewengan uang tunjangan oleh Camat Donomulyo. Masalah ini akhirnya sampai ke Badan Pengawas Kegiatan Aparatur Negara (BAPEKAN) yang kemudian melakukan pemeriksaan intesif. Masalah serupa juga muncul di Kabupaten [[Sampang]], [[Pulau Madura|Madura]] ketika Bupati Sampang dituduh menyelewengkan berbagai kebutuhan pokok, seperti beras, gula dan kain sehingga harga-harga kebutuhan tersebut melambung tinggi dan langka. Masalah ini terselesaikan berkat campur tangan gubernur Sowondo, Ketua BAPEKAN, [[Selo Soemardjan]].
 
== Pranala luar ==