Kalimantan Selatan: Perbedaan revisi

131 bita ditambahkan ,  6 bulan yang lalu
(Menghilangkan tanda kurung)
}}
 
Mayoritas penduduk Kalimantan Selatan adalah etnis [[Suku Banjar|Banjar]] (74,34%) yang terdiri atas 3 kelompok utama, yaitu [[Suku Banjar#Banjar Kuala|Banjar Kuala]], [[Suku Banjar#Banjar Pahuluan|Banjar Pahuluan]] dan [[Suku Banjar#Banjar Batang Banyu|Banjar Batang Banyu]]. Etnis terbesar kedualainnya yaitu etnis [[Suku Jawa|Jawa]] (14,51%) yang menempati kawasan transmigrasi, etnis [[Suku Bugis|Bugis]] (2,81%) yang mendiami kawasan pesisir pantai dan etnis [[Dayak|Dayak]] (2,23%) yang mendiami kawasan Pegunungan Meratus.
 
{| class="wikitable sortable"
| style="text-align: right;" | 524.276
| style="text-align: right;" | 14,51%
| Etnis terbesar kedua di Kalsel dan memiliki kantong-kantong permukiman di kawasan transmigrasi dan [[Kota Banjarbaru]]. Awal mula kedatangan etnis Jawa secara menetap mengikuti program kolonisasi atau transmigrasi pada masa kolonial Hindia Belanda yang untuk pertama kalinya lahan gambut dibuka di Hinda Belanda untuk transmigrasi pada sekitar tahun 1930-an di wilayah [[Purwosari I, Tamban, Barito Kuala|Purwosari]], Tamban, Barito Kuala. Mereka disebut orang Jawa Tamban. Kedatangan transmigran Jawa semakin masif dan intensif pada masa [[Orde Baru]].
|-
| 3
| style="text-align: right;" | 80.708
| style="text-align: right;" | 2,23%
| Menempati kawasan [[Pegunungan Meratus]] (Dayak Bukit/Meratus) dan aliran hulu [[Sungai Barito]] (Dayak Bakumpai) menuju [[Kalimantan Tengah]].
|-
| 5
| style="text-align: right;" | 53.002
| style="text-align: right;" | 1,47%
| Awal mula kedatangan suku Madura secara menetap mengikuti program kolonisasi atau transmigarsi pada masa kolonial Hindia Belanda. Semula mereka akan diperkerjakan untuk pabrik gula di Jember, namun karena pabrik gagal dibangun mereka akhirnya mengikuti program kolonisasi dan ditempatkan di kawasan yang diberi nama [[Madurejo, Sambung Makmur, Banjar|Madurejo]]. Mereka disebut orang Madura Madurejo. SejakKemudian sejak tahun 1970-an orang Madura mulai datang ke Banjarmasin dan mendiami beberapa kantong pemukiman yaitu Kampung Gadang, Kelayan dan Pekapuran.
|-
| 6
2.871

suntingan