Stasiun Sedadi: Perbedaan revisi

400 bita ditambahkan ,  5 bulan yang lalu
Terdapat tempat pemberhentian KA di barat stasiun ini, harap diperiksa
k
(Terdapat tempat pemberhentian KA di barat stasiun ini, harap diperiksa)
 
Awalnya stasiun ini hanya memiliki dua jalur kereta api dengan jalur 2 merupakan sepur lurus. Setelah [[jalur ganda]] segmen [[Stasiun Gubug|Gubug]]-[[Stasiun Gambringan|Gambringan]] resmi dioperasikan pada akhir November 2013, terdapat masing-masing satu jalur lurus dan jalur belok baru di sisi barat daya emplasemen stasiun sehingga jumlah jalurnya bertambah menjadi empat. Jalur 2 hanya dijadikan sebagai sepur lurus untuk arah [[Stasiun Semarang Tawang|Semarang]] saja dan jalur lurus baru tersebut menjadi jalur 3 sebagai sepur lurus untuk arah [[Stasiun Surabaya Pasarturi|Surabaya]]. Selain itu, sistem persinyalan diubah menggunakan jenis elektrik, serta bangunan stasiun yang terdapat di sisi timur laut rel dipindahkan dari tempat asalnya, direnovasi, serta dilengkapi kanopi yang menaungi jalur 1 dan sebagian jalur 2. Arsitektur bangunan baru stasiun ini serupa dengan [[Stasiun Patukan]]. Sekitar 300 [[meter]] ke arah timur stasiun ini terdapat [[Kali Serang]].
 
Dahulu ke arah barat stasiun ini, sebelum [[Stasiun Karangjati]], terdapat Halte Tunggu yang kini sudah tidak aktif.<ref name=":0">{{Cite book|title=Officieele Reisgids der Spoor en Tramwegen en Aansluitende Automobieldiensten op Java en Madoera|last=|first=|date=1932|publisher=Staatsspoor en Tramwegen Particuliere Spoor en Tramweg-Maatschappijen|isbn=|location=|pages=164-165|url-status=}}</ref>
 
Hanya satu kereta api yang berhenti di stasiun ini, yaitu [[Kereta api Kedung Sepur|KA Kedung Sepur]].