Sakramen: Perbedaan revisi

330 bita ditambahkan ,  6 bulan yang lalu
→‎Ortodoks: | Perbaikan Kesalahan Pengetikan dan Penambahan Konten
(sesudah pemindahan 2 templat | t=385 su=17 in=17 at=17 -- only 119 edits left of totally 137 possible edits | edr / ovr / aft = 000-0000 / 000-0011 / 000-0000 | clup(2):$A0(-0)&tab#trailspc(-0) & {{Chess}}--(c10=30070-0000,0x)-->{{Kotak b ... 0-0000,0x)-->{{Kotak bawah catur}} & {{For}}--(c10=30070-0000,1x)-->{{Untuk}} | "{{for|tanda suci" -> "{{Untuk|tanda su")
(→‎Ortodoks: | Perbaikan Kesalahan Pengetikan dan Penambahan Konten)
 
{{Sidebar Ortodoks Timur}}
{{utama|Misteri Suci}}
Ketujuh sakramen yang diakui oleh Gereja Katolik, pada umumnya juga diterima oleh [[Gereja Ortodoks|Gereja Ortodoks Timur]] dan [[Gereja Ortodoks Oriental]] serta banyak Gereja dari Komuni Anglikan, akan tetapi Gereja-Gereja ini tidak membatasi jumlah sakramen sampai tujuh saja, karena yakingereja-gereja tersebut meyakini bahwa apapun yang diperbuat oleh Gereja selaku Gereja dalam beberapa segi adalah sakramental. Namun, Gereja Ortodoks Timur dan Oriental pun mengakui bahwa ketujuh sakramen tersebut adalah sakramen yang utama yang dilengkapi dengan ibadat tertentu dan pemberkatan. Menurut Gereja Ortodoks Timur dan Gereja Ortodoks Oriental, istilah “Sakramen” adalah suatu paham Barat yang berusaha mengklasifikasikan sesuatu yang tidak mungkin diklasifikasikan. Mereka lebih suka menggunakan istilah “Misteri”, karena “Bagaimana hal itu mungkin terjadi” tak dapat dipahami oleh manusia. Tuhan Allah menyentuh manusia melalui sarana-sarana material seperti air, roti, minyak, kemenyanpedupaan, lilin, altar, ikon, dan lainnya. Bagaimanadan bagaimana Tuhan Allah melakukannya merupakan sesuatu yang agung dan misteri. Misteri suci yang paling agung, tanpa diragukan lagi, adalah Ekaristi, yang di dalamnya orang-orang yang mengambil bagian, dengan berpartisipasi dalam [[liturgi]] serta menerima roti dan anggur yang sudah dikonsekrasi, yangdan diyakini telah menjadi tubuh dan darah Kristus sendiri, sehingga secara langsung berkomuniterhubung (masuk dalam persekutuan) dengan Allah. AdanyaTidak kekurangjelasanada pernyataan yang jelas untuk memahami bagaimana hal tersebut dipandangdapat terjadi. Gereja Ortodoks sebagaihanya kesalehanmenyatakan, dan"Hal sikapini hormatmuncul terhadapdalam sesuatubentuk yang mendalamroti dan takanggur, terpahami.tetapi GerejaTuhan OrtodoksYesus tidakmenyatakan inginbahwa mencobaini menggolong-golongkannyaadalah ketubuh dalamdan jenjangdarah-jenjangNya. apapunAku karenaakan tindakanmenerima tersebut dipandangperkataan-Nya sebagai tindakansuatu buang-buangmisteri waktu yangdan tidak perluakan terjadiberupaya danmerasionalisasikan tidakperkataan-Nya dengan pemikiranku yang berfaedahterbatas".
 
PendekatanPernyataan initersebut merupakan karakteristik teologi Ortodoks pada umumnya, danyang kerap disebut "[[apofatik]]" yang artinya setiap dan semua pernyataan positif mengenai Tuhan Allah dan hal-hal teologis lainnya harus diimbangi dengan pernyataan-pernyataan negatif. Misalnya, meskipun bahwasanya benar dan
tepat untuk mengatakan bahwa "Tuhan Allah itu ada", atau bahkan bahwa "Tuhan Allah adalah satu-satunya yang sungguh-sungguh ada", pernyataan-pernyataan semacam itu harus dipahami juga mengandung gagasan bahwa Allah melampaui apa yang biasanya dipahami dengan istilah "ada". Meskipun demikian, para [[teolog]] Ortodoks menulis juga mengenai keberadaan tujuh misteri (sakramen) "utama".
 
== Asiria dari Timur ==