Ular laut: Perbedaan antara revisi

21 bita ditambahkan ,  2 tahun yang lalu
k
tidak ada ringkasan suntingan
Tidak ada ringkasan suntingan
kTidak ada ringkasan suntingan
 
== Bisa ==
Seperti halnya kerabat daratnya dalam familia [[Elapidae]], sebagian besar ular laut adalah [[ular berbisa|ular berbisa tinggi]] yang mematikan; Tetapi, ketika terjadi gigitan, jarang terjadi penyuntikan bisa, sehingga gejala keracunan biasanya terlihat tidak ada atau tidak berarti.<ref name="RAS-FAO"/>
 
Gigitan di mana keracunan terjadi biasanya tidak menimbulkan rasa sakit dan bahkan mungkin tidak diketahui ketika terjadi kontak. Giginya mungkin tetap terdapat pada luka. Biasanya, terjadi sedikit atau tidak ada pembengkakan, dan jarang mengenai kelenjar getah bening di sekitarnya. Gejala yang paling berpengaruh adalah ''Rhabdomyolysis'' (kerusakan jaringan otot rangka yang cepat) dan kelumpuhan ata paralisis. Gejala-gejala awal yang terasa meliputi sakit kepala, lidah yang terasa berat, haus, berkeringat, dan muntah. Bisanya bekerja sangat lambat dan gejala yang muncul mulai dari 30 menit hingga beberapa jam setelah gigitan termasuk rasa sakit yang umum, kekakuan, dan nyeri otot di seluruh tubuh. Peregangan otot-otot pasif juga terasa sakit, dan ''trismus'', yang mirip dengan ''tetanus'', seringkali terjadi. Gejala-gejala seperti ini kemudian diikuti oleh gejala khas gigitan Elapidae (''elapid envenomation'') lainnya, ''progressive flaccid paralysis'', dimulai dengan ''ptosis'' dan kelumpuhan otot secara sengaja. Kelumpuhan pada otot menelan dan pernapasan bisa berakibat fatal.<ref name="War-C&L04">Warrell DA. 2004. Snakebites in Central and South America: Epidemiology, Clinical Features, and Clinical Management. ''In'' Campbell JA, Lamar WW. 2004. The Venomous Reptiles of the Western Hemisphere. Comstock Publishing Associates, Ithaca and London. 870 pp. 1500 plates. {{ISBN|0-8014-4141-2}}.</ref>
3.540

suntingan