Pengguna:Taan Prof/Angelika Sinta Dewi: Perbedaan revisi

k
tidak ada ringkasan suntingan
k
k
'''Angelika Sinta Dewi''' ({{lahirmati|[[Prabumulih]]|18|11|2003}}) adalah anggota pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) anak dari Ketua DPRD Prabumulih [[Ahmad Palo|H. Ahmad Palo]] dan istri Hj. Rusni Palo, siswi sma 3 kota prabumulih<ref>{{Cite web|url=https://www.muarasumsel.com/2019/08/mengenal-sosok-angelika-anggota.html|title=Mengenal Sosok Angelika, Anggota Paskibraka Kota Prabumulih Tahun 2019|access-date=2020-05-06}}</ref> ia terpilih sebagai anggota Paskibraka pada peringatan proklamasi kemerdekaan Indonesia di kota Prabumulih tahun 2019. Ia berlatih siang dan malam sama seperti para peserta lainnya tanpa dibedakan sedikitpun.<ref name=":0">{{Cite web|url=https://sumsel.tribunnews.com/2019/08/15/angelika-sinta-dewi-anak-pejabat-dprd-prabumulih-rela-kulit-hitam-demi-paskibraka|title=Angelika Sinta Dewi, Anak Pejabat DPRD Prabumulih Rela Kulit Hitam Demi Paskibraka|website=Tribun Sumsel|language=id-ID|access-date=2020-03-27}}</ref> pada peringatan proklamasi kemerdekaan Indonesia di kota Prabumulih tahun 2019. Ia berlatih siang dan malam sama seperti para peserta lainnya tanpa dibedakan sedikitpun.<ref name=":0" />
{{Notability|Biographies|date=Mei 2020}}
'''Angelika Sinta Dewi''' ({{lahirmati|[[Prabumulih]]|18|11|2003}}) adalah anggota pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) anak dari Ketua DPRD Prabumulih [[Ahmad Palo|H. Ahmad Palo]] dan istri Hj. Rusni Palo, ia terpilih sebagai anggota Paskibraka<ref name=":0">{{Cite web|url=https://sumsel.tribunnews.com/2019/08/15/angelika-sinta-dewi-anak-pejabat-dprd-prabumulih-rela-kulit-hitam-demi-paskibraka|title=Angelika Sinta Dewi, Anak Pejabat DPRD Prabumulih Rela Kulit Hitam Demi Paskibraka|website=Tribun Sumsel|language=id-ID|access-date=2020-03-27}}</ref> pada peringatan proklamasi kemerdekaan Indonesia di kota Prabumulih tahun 2019. Ia berlatih siang dan malam sama seperti para peserta lainnya tanpa dibedakan sedikitpun.<ref name=":0" />
 
Anggi yang sempat mendapat penolakan dan larangan dari kedua orang tua. Namun ia bertekad dan hal itu sudah menjadi cita-citanya sejak kecil.<ref name=":0" />
1.145

suntingan