Stasiun Babakan: Perbedaan revisi

233 bita ditambahkan ,  1 tahun yang lalu
k
Info jalur ganda
k (Bot: Perubahan kosmetika)
k (Info jalur ganda)
{{infobox stasiun
| image = 2847499183 527d6f20bd.jpg
| caption = Bangunan lama Stasiun Babakan<br>(Kredit: Abi Asy Arli Ersa)
| name = Babakan
| prov = Jawa Barat
| line = [[Kereta api Argo Cheribon|Argo Cheribon (kecuali KA 17 jadwal sore arah Jakarta)]], [[Kereta api Kaligung|Kaligung]], [[Kereta api Matarmaja|Matarmaja (reguler dan tambahan, kecuali tambahan arah Jakarta)]], [[Kereta api Tawang Jaya|Tawang Jaya]], dan [[Kereta api Tegal Ekspres|Tegal Ekspres]]
| class = II
| letak = * km 198+133 lintas [[Stasiun Semarang Poncol|Semarang Poncol]]–[[Stasiun Tegal|Tegal]]–[[Stasiun Cirebon|Cirebon]]234 (bangunan lama)
* km 198+380 (bangunan baru)
lintas [[Stasiun Semarang Poncol|Semarang Poncol]]–[[Stasiun Tegal|Tegal]]–[[Stasiun Cirebon|Cirebon]]
| ticketting = Sistem tiket ''online'', melayani penjualan langsung di loket.
Terdapat fasilitas ala [[bandar udara|bandara]] berupa ''check-in'' mandiri untuk pencetakan ''boarding pass.''
* Elektrik tipe [[Len Industri|Sinyal ''Interlocking'' Len]]-02 (2014–sekarang)
}}
'''Stasiun Babakan (BBK)'''—dahulunya bernama '''Stasiun Nieuw Tersana'''—adalah [[stasiun kereta api]] kelas II yang terletak di [[Babakan, Babakan, Cirebon]]. Stasiun yang terletak pada ketinggian +12 meter ini termasuk dalam [[Daerah Operasi III Cirebon]]. Saat ini bangunan stasiun ini telah dipindah ke barat dari lokasi aslinya guna mendukung trayek [[jalur ganda]] lintas utara Pulau Jawa.
 
Awalnya stasiun ini memiliki tiga jalur kereta api dengan jalur 2 merupakan sepur lurus. Sejak beroperasinya [[jalur ganda]] segmen Cirebon–Losari[[Stasiun perWaruduwur|Waruduwur]]–[[Stasiun Losari|Losari]] resmi dioperasikan mulai 17 Juni 2013,<ref>{{Cite web|url=http://beritatrans.com/2013/06/17/double-track-ka-cirebon-brebes-diuji-coba/|title=Double Track KA Cirebon - Brebes Diuji Coba|last=Awe|first=|date=2013-06-17|website=Berita Trans|language=en|access-date=2019-07-30}}</ref>, tatajumlah letakjalurnya stasiunbertambah inimenjadi diubah,empat. dengan jalurJalur 2 eksistingdijadikan merupakansebagai sepur lurus untuk arah [[Stasiun Cirebon|Cirebon]] dansaja, jalur 3 merupakandijadikan sebagai sepur lurus baruhanya untuk arah Tegal.[[Stasiun JalurSemarang 1Tawang|Semarang]], dan jalur 4 merupakanditambahkan sepurdi belok.sisi Selain itu,selatan stasiun inisebagai jugasepur menggunakan bangunanbelok baru. diSelain sebelahitu, baratsistem bangunanpersinyalan lama.elektrik Bangunanyang lama stasiuntelah diganti dengan yang merupakanbaru peninggalanproduksi [[Semarang–CheribonLen StoomtramIndustri|PT Len MaatschappijIndustri]] dipertahankan, tetapi sudah tidak digunakan lagi.
 
Operasional stasiun ini sudah dipindahkan ke bangunan baru berukuran lebih besar yang berada tepat di sebelah barat bangunan lama. Bangunan lama stasiun yang merupakan peninggalan [[Semarang–Cheribon Stoomtram Maatschappij]] (SCS) tetap dipertahankan, tetapi sudah tidak lagi digunakan.
Ke arah timur stasiun ini, terdapat percabangan ke arah Pabrik Gula Tersana Baru (milik [[Rajawali Nusantara Indonesia|PT RNI]]), yang saat ini sudah nonaktif. Selain itu, lebih ke timur lagi, terdapat bekas [[Stasiun Pabedilan]] ([[Stasiun Pabedilan|Bedilan]]) yang sudah tidak aktif karena okupansi yang minim. Dari stasiun ini terdapat jalur lori menuju Sindanglaut dan menggabung ke Waruduwur yang sudah dinonaktifkan sejak zaman pendudukan Jepang.<ref>{{Cite book|url=https://www.worldcat.org/oclc/38139980|title=Sejarah perkeretaapian Indonesia|last=Nusantara.|first=Tim Telaga Bakti|last2=Indonesia.|first2=Asosiasi Perkeretaapian|date=1997|publisher=Angkasa|year=|isbn=9796651688|edition=Cet. 1|location=Bandung|pages=|oclc=38139980}}</ref>
 
Ke arah timur stasiun ini, terdapat percabangan ke arah Pabrik Gula Tersana Baru (milik [[Rajawali Nusantara Indonesia|PT RNI]]), yang saat ini sudah nonaktif. Selain itu, lebih ke timur lagi, terdapat bekas [[Stasiun Pabedilan]] ([[Stasiun Pabedilan|Bedilan]]) yang sudah tidak aktif karena okupansi yang minim. Dari stasiun ini terdapat jalur lori menuju [[Stasiun Sindanglaut]] dan menggabung ke Waruduwur yang sudah dinonaktifkan sejak zaman pendudukan Jepang.<ref>{{Cite book|url=https://www.worldcat.org/oclc/38139980|title=Sejarah perkeretaapian Indonesia|last=Nusantara.|first=Tim Telaga Bakti|last2=Indonesia.|first2=Asosiasi Perkeretaapian|date=1997|publisher=Angkasa|year=|isbn=9796651688|edition=Cet. 1|location=Bandung|pages=|oclc=38139980}}</ref>
 
== Layanan kereta api ==