Senapan Tanegashima: Perbedaan revisi

297 bita ditambahkan ,  1 tahun yang lalu
tidak ada ringkasan suntingan
k (jaman --> zaman)
 
 
Tanegashima adalah nama dari senapan yang lazim digunakan oleh pasukan Jepang di Abad Pertengahan hingga permulaan era Meiji. Nama "tanegashima" pada senapan ini berasal dari pulau bernama sama yang terletak di sebelah selatan Pulau Kyushu, di mana pulau tersebut menjadi tempat di mana senapan yang kelak menjadi cikal-bakal tanegashima pertama kali diperkenalkan oleh orang Portugis. Proses penciptaan tanegashima menjadi salah satu contoh mengenai bagaimana terampil & kreatifnya bangsa Jepang karena kendati pemahaman mereka mengenai senapan Eropa bisa dibilang sangat minim, mereka berhasil menciptakan tiruan dari senjata terkait dengan kualitas yang tidak kalah bagus. Akan tetapi, model senjata api yang dibawa dan diperkenalkan Portugis sendiri lebih mirip senjata api Melayu (bernama [[istinggar]]), daripada senjata api Portugis.<ref>''The bewitched gun : the introduction of the firearm in the Far East by the Portuguese'', by Rainer Daehnhardt 1994 P.26</ref>
 
Kisah penciptaan bermula ketika pada pertengahan abad ke-16, kapal yang mengangkut sejumlah [[pelaut]] [[Portugis]] terpaksa berlabuh di [[Pulau Tanegashima]] karena cuaca buruk. Ketika bangsawan setempat melihat senapan tipe musket yang dibawa oleh para pelaut tadi, ia merasa tertarik & kemudian membeli 2 buah di antaranya. [[Bangsawan]] tersebut kemudian memerintahkan [[pandai besi]] di wilayahnya untuk meneliti & membuat replika dari senapan yang dibelinya. Hasilnya, walaupun pada awalnya kebingungan, para pandai besi tersebut sukses membuat tiruan dari senapan tadi sekaligus menandai lahirnya senapan tanegashima. Informasi mengenai teknik pembuatan tanegashima kemudian menjalar ke wilayah lain di [[Jepang]] & tanegashima mulai diproduksi secara massal dengan kaliber yang beragam.