Terorisme: Perbedaan revisi

2 bita ditambahkan ,  1 tahun yang lalu
k
replaced: komersil → komersial (2)
k (→‎top: bentuk baku)
k (replaced: komersil → komersial (2))
 
== Terorisme di dunia ==
Terorisme di dunia bukanlah merupakan hal baru, namun menjadi aktual terutama sejak terjadinya peristiwa [[World Trade Center]] (WTC) di [[New York]], [[Amerika Serikat]] pada tanggal [[11 September 2001]], dikenal sebagai “September Kelabu”, yang memakan 3000 korban. Serangan dilakukan melalui udara, tidak menggunakan pesawat tempur, melainkan menggunakan pesawat komersilkomersial milik perusahaan Amerika sendiri, sehingga tidak tertangkap oleh radar Amerika Serikat. Tiga pesawat komersilkomersial milik Amerika Serikat dibajak, dua di antaranya ditabrakkan ke menara kembar ''Twin Towers World Trade Centre'' dan gedung [[Pentagon]].
 
Berita jurnalistik seolah menampilkan gedung World Trade Center dan Pentagon sebagai korban utama penyerangan ini. Padahal, lebih dari itu, yang menjadi korban utama dalam waktu dua jam itu mengorbankan kurang lebih 3.000 orang pria, wanita dan anak-anak yang terteror, terbunuh, terbakar, meninggal, dan tertimbun berton-ton reruntuhan puing akibat sebuah pembunuhan massal yang terencana. Akibat serangan teroris itu, menurut Dana Yatim-Piatu Twin Towers, diperkirakan 1.500 anak kehilangan orang tua. Di Pentagon, [[Washington]], 189 orang tewas, termasuk para penumpang pesawat, 45 orang tewas dalam pesawat keempat yang jatuh di daerah pedalaman Pennsylvania. Para teroris mengira bahwa penyerangan yang dilakukan ke World Trade Center merupakan penyerangan terhadap "Simbol Amerika". Namun, gedung yang mereka serang tak lain merupakan institusi internasional yang melambangkan kemakmuran ekonomi dunia. Di sana terdapat perwakilan dari berbagai negara, yaitu terdapat 430 perusahaan dari 28 negara. Jadi, sebetulnya mereka tidak saja menyerang Amerika Serikat tetapi juga dunia<ref>Koalisi Internasional”, <http://www.usembassyjakarta.org/terrornet/keberanian.html></ref>. Amerika Serikat menduga Osama bin Laden sebagai tersangka utama pelaku penyerangan tersebut.