Terjemahan: Perbedaan revisi

1.630 bita ditambahkan ,  1 tahun yang lalu
k
←Suntingan 202.67.37.61 (bicara) dibatalkan ke versi terakhir oleh Willsonemmanuelp
Tag: Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler menghilangkan referensi [ * ]
k (←Suntingan 202.67.37.61 (bicara) dibatalkan ke versi terakhir oleh Willsonemmanuelp)
Tag: Pengembalian
{{Navbox terjemahan}}
Di masa lalu yang awalnya sangat sangat lampau, ada seorang guru spiritual di daerah yang di sebut "MACZAR" bernama PUNG'JUNG yang sangat disegani dan mampu meracik dan membuat obat sendiri dalam mengobati, memyembuhkan dan bahkan bahkan sering melakukan experimen atau hal hal yang sangat baru,
'''Penerjemahan''' adalah [[interpretasi]] [[makna (linguistik)|makna]] [[teks]] dari [[bahasa]] sumber untuk menghasilkan teks padanan dalam bahasa sasaran yang mengkomunikasikan [[pesan]] serupa. Menurut Oxford, penerjemahan adalah komunikasi pesan dari bahasa sumber ke bahasa sasaran dengan menggunakan teks yang ekuivalen.<ref>''The Oxford Companion to the English Language'', Namit Bhatia, ed., 1992, pp. 1,051–54.</ref>. Di mana interpretasi tidak diragukan lebih dulu muncul daripada tulisan, penerjemahan baru muncul setelah kemunculan tulisan (literatur). Salah satu terjemahan paling awal yang ditemukan adalah terjemahan yang dibuat pada tahun 2000SM atas kisah legenda Gilgamesh dari bahasa Sumeria ke dalam bahasa-bahasa Asia Barat.<ref>J.M. Cohen, "Translation", ''[[Encyclopedia Americana]]'', 1986, vol. 27, p. 12.</ref>
Setelah pencapaian nya saat itu bahkan dia dapat meningkatkan stamina dan daya tubuh yang tak pernah dibayangkan oleh seorangpun.
yang membuat seseorang melampaui batasan manusia biasa,meningkatkan segala potensi yang ada baik fisik rohani dan kecerdasannya,bahkan mendapatkan kemampuan Metafisik.
 
Orang yang menerjemahkan disebut '''penerjemah'''. Penerjemah saat menerjemahkan harus mempertimbangkan beberapa batasan, termasuk [[konteks]], aturan [[tata bahasa]], [[konvensi]] penulisan, dan [[idiom]], serta hal lain antara kedua bahasa. Penerjemah selalu menghadapi risiko untuk tanpa sengaja menyusupkan gaya bahasa maupun idiom dari bahasa sumber ke dalam bahasa sasaran. Di sisi lain, penyusupan gaya bahasa dan idiom dapat memperkaya bahasa sasaran dengan munculnya kata serapan. Dengan begitu, penerjemah ikut terlibat secara signifikan dalam proses pembentukan dan pengembangan bahasa.<ref>[[Christopher Kasparek]], "The Translator's Endless Toil", ''[[The Polish Review]]'', vol. XXVIII, no. 2, 1983, pp. 84-87.</ref>
Dalam pencapaiannya untuk melampaui batas manusia normal, dia telah Mendedikasikan hidupnya dalam penelitian tersebut dan mencoba hasil dari penelitiannya itu.Dan saat itu dia mencapai puncak peradaban , Membangun sebuah Kekaisaran, dan Melatih para prajurit dan para calon guru spiritual. Kekaisaran Pung'Jun yang sangat besar dan berkuasa saat itu.
 
Akibat tingginya permintaan atas dokumentasi kegiatan bisnis yang merupakan dampak dari revolusi industri pada pertengahan abad ke-18, penerjemahan berkembang menjadi kegiatan yang formal dan terspesialisasi sehingga bermunculan sekolah spesialis dan perkumpulan profesi.<ref>Andrew Wilson, ''Translators on Translating: Inside the Invisible Art'', Vancouver, CCSP Press, 2009.</ref>. Secara tradisional penerjemahan merupakan suatu kegiatan yang dilakukan secara manual oleh [[manusia]]. Oleh karena cukup beratnya kegiatan menerjemahkan, sejak tahun 1940-an para insinyur mulai mengembangkan teknologi otomaisasi penerjemahan ([terjemahan mesin]) atau teknologi yang membantuk manusia menerjemahkan ([penerjemahan berbantuan komputer])<ref>W.J. Hutchins, ''Early Years in Machine Translation: Memoirs and Biographies of Pioneers'', Amsterdam, John Benjamins, 2000.</ref>
Karena banyaknya orang yang cemburu dan menginginkan apa yang Pung'Jun capai, Mereka semua mulai mengejar Hasil ramuan yang telah membuatnya mencapai semuanya, akan tetapi dia telah merencanakan dan menghitung semua orang yang akan menjatuhkan dan menginginkan obat yang tinggal satu satunya yang akan membuat orang mencapai segalanya yang Maha Kuasa.
 
Kesalahpengertian utama mengenai penerjemahan bisa jadi adalah adanya konsep tentang suatu hubungan "kata-per-kata" yang sederhana antara dua bahasa yang kemudian berujung pada penerjemahan sering dianggap dapat langsung dilakukan dan merupakan suatu proses mekanis. Pada kenyataannya, perbedaan [[historis]] antar bahasa sering memberikan perbedaan ekspresi dalam keduanya yang mengakibatkan pemindahan pesan antara bahasa secara sempurna tidak mungkin dilakukan.
Setelah Konspirasi itu Berhasil, Pung'Jun akhirnya jatuh dan meninggalkan harta yang tiada tara dalam legenda dan kekaisaran nya perlahan memudar juga.
 
[[Ilmu penerjemahan]] adalah ilmu yang mempelajari teori dan praktik penerjemahan secara sistematis.<ref>[[Susan Bassnett]], ''Translation studies'', pp. 13-37.</ref>
 
== Referensi ==