Tari piring: Perbedaan antara revisi

739 bita ditambahkan ,  2 tahun yang lalu
k
←Suntingan 182.1.22.86 (bicara) dibatalkan ke versi terakhir oleh Diki Ananta
Tidak ada ringkasan suntingan
Tag: Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler menghilangkan referensi [ * ]
k (←Suntingan 182.1.22.86 (bicara) dibatalkan ke versi terakhir oleh Diki Ananta)
Tag: Pengembalian
Secara tradisional, tari ini berasal dari [[Solok]], [[Sumatra Barat]] dan<ref>http://www.tandfonline.com/doi/abs/10.1080/17411912.2014.926632?journalCode=remf20#.U7T_tShy5So</ref> secara umum menjadi simbol masyarakat Minangkabau.
 
== Sejarah ==
=
Pada awalnya, tari ini merupakan [[ritual]] ucapan rasa syukur masyarakat setempat kepada dewa-dewa setelah mendapatkan hasil panen yang melimpah ruah. Ritual dilakukan dengan membawa sesaji dalam bentuk [[makanan]] yang diletakkan di dalam [[piring]] sembari melangkah dengan gerakan yang dinamis.
 
Setelah masuknya [[agama]] [[Islam]] ke [[Minangkabau]], tradisi tari piring tidak lagi digunakan sebagai ritual ucapan rasa syukur kepada dewa-dewa.<ref>[http://ridwanaz.com/umum/tari-piring-seni-tari-dari-minangkabau-sumatera-barat/ Tari Piring – Seni Tari dari Minangkabau Sumatra Barat]</ref> Akan tetapi, tari tersebut digunakan sebagai sarana hiburan bagi masyarakat banyak yang ditampilkan pada acara-acara keramaian.
 
== Gerakan ==