Sri Tanjung: Perbedaan revisi

1.314 bita ditambahkan ,  1 tahun yang lalu
|[[File:075 Pendopo Relief (26559927818).jpg|thumb|left|270px|]]
|Adegan 4: Sepeninggal Sidapaksa, ternyata Sulakrama malah menggoda Sri Tanjung, yang ditolak mentah-mentah.</br>
Adegan 5: Disaksikan oleh salah seorang abdinya, Sri Tanjung mengucapkan sumpah untuk menjaga kesetiaannya, dan menghindari fitnah yang dilakukan Sulakrama.
Catatan: Menurut versi yang diceritakan dalam Pratiwi (2016), adegan 5 menggambarkan sumpah yang dilontarkan oleh Sri Tanjung, yang disaksikan oleh Raja Sulakrama
|-
Pada banyak versi, dikatakan bahwa Sri Tanjung meninggalkan dunia karena ia dibunuh oleh suaminya, Sidapaksa, yang menyangka Sri Tanjung telah berkhianat karena berhubungan dengan Sulakrama. Relief di Candi Penataran tidak memberikan tanda apapun mengenai pembunuhan.
|-
|7 - 98
|[[File:COLLECTIE TROPENMUSEUM Bas-reliëfs op het Pendopo Terras Panataran tempelcomplex TMnr 60037427.jpg|thumb|left|270px|]]
|Adegan 7: Menyesali apa yang telah terjadi, Sidapaksa dengan ditemani abdinya pergi mengembara mencari keberadaan Sri Tanjung</br>
|Adegan 7: </br>
Adegan 8: Mereka kemudian ditemui oleh Batari Durga (Dewi Uma), yang ternyata menempatkan Sri Tanjung di pertapaan Begawan Tambapetra. Dewi Uma memberi tahu Sidapaksa tentang keberadaan Sri Tanjung</br>
Adegan 8: </br>
Panel ini adalah bagian terakhir relief Sri Tanjung yang berada di dinding sisi barat Pendapa Teras 2.
Adegan 9:
|-
|109
|[[File:012 Pendopo Relief (25559939687).jpg|thumb|left|200px|]]
|Adegan 9: Dengan ditemani abdi-abdinya, Sidapaksa bergegas pergi ke pertapaan Tambapetra.
|Adegan 10:
|-
|1110
|[[File:013 Pendopo Relief (25559931317).jpg|thumb|left|250px|]]
|Adegan 10: Sidapaksa menemui Sri Tanjung (yang masih dalam bentuk roh di alam lain) dan meminta Sri Tanjung untuk kembali ke alam marcapada. Sri Tanjung bersedia namun meminta syarat.
|Adegan 11:
|-
|11 - 12
|[[File:014 Pendopo Relief (39720768064).jpg|thumb|left|300px|]]
|[[File:017015 Pendopo Relief (2656023523826560242988).jpg|thumb|left|300px|]]
|Adegan 12:
|Adegan 11: Sri Tanjung berjalan menuju batas alam roh dan kemudian menembus kembali ke alam kasar, dengan adegan simbolik diantar seekor ikan (hanya tampak ekornya). </br>
Adegan 12: Dengan didampingi oleh Begawan Tambapetra dan isterinya, Sri Tanjung meminta syarat kepada Sidapaksa untuk menghukum Sulakrama
|-
|13
|[[File:015016 Pendopo Relief (2656024298826560239158).jpg|thumb|left|300px|]]
|Adegan 13: Sidapaksa, didampingi dua abdinya, menghadap Sri Tanjung dan menyerahkan mahkota Sulakrama di atas meja, sebagai tanda bahwa ia telah menghukum Sulakrama
|Adegan 13:
|-
|14
||[[File:016017 Pendopo Relief (2656023915826560235238).jpg|thumb|left|300px|]]
|Adegan 14: Sambil disaksikan para pengawal, Sri Tanjung melakukan sungkem tanda bakti kepada Sidapaksa sebagai tanda ia telah menerima kembali Sidapaksa. Begawan Tambapetra dan isterinya menyaksikan dengan bahagia
|Adegan 14:
 
|-
|15
|[[File:017 Pendopo Relief (26560235238).jpg|thumb|left|300px|]]
|Adegan 15:
|}
 
31.049

suntingan