Puteri Indonesia Nusa Tenggara Barat: Perbedaan revisi

tidak ada ringkasan suntingan
 
[[Nusa Tenggara Barat]] merupakan salah satu provinsi yang mengirimkan wakil setiap tahunnya dalam kontes [[Puteri Indonesia]] terhitung sejak debut di tahun 1996 hingga saat ini. [[Nusa Tenggara Barat]] telah meraih posisi Top 10 sebanyak 2 kali oleh Inri Maria Wenas (2000) dan Meta Femilia Anggraeni (2005).
 
=== Persyaratan ===
Persyaratan bagi peserta pemilihan Puteri Indonesia:
* [[Warga Negara Indonesia]], berusia 18-25 tahun, belum [[menikah]] dengan tinggi badan minimum 170 cm.
* Peserta daerah harus berdomisili atau berasal dari daerah yang diwakilinya.
* Memiliki pengetahuan umum dan berwawasan luas tentang pariwisata dan [[kebudayaan]] Indonesia.
* Berpenampilan menarik/cantik, cerdas, dan berkepribadian.
* Mampu berkomunikasi dalam bahasa asing (terutama Bahasa Inggris) akan memberikan nilai tambah.
* Diutamakan yang memiliki keahlian khusus/prestasi pada suatu bidang (misalnya: [[musik]], [[tari]], tarik suara, kepemimpinan, [[bahasa]], dan lain-lain).
 
=== Penilaian ===
Parameter penilaian yang digunakan dalam pemilihan Puteri Indonesia adalah ''3B'', yaitu:
* ''Brain'': Kecerdasan
* ''Beauty'': Penampilan menarik
* ''Behavior'': Berperilaku baik.
Selain itu, terampil dalam berkomunikasi, dapat berpikir secara rasional, memiliki pengetahuan umum yang luas dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi serta berwawasan pariwisata.
 
== Pemenang ==
| Shalsabila Lestari Putri Suteja<ref>{{cite news|url=https://insidelombok.id/event/shalsabila-lestari-putri-suteja-terpilih-sebagai-puteri-indonesia-ntb-2020/|title=Shalsabila Lestari Putri Suteja Terpilih sebagai Puteri Indonesia NTB 2020|publisher=insidelombok.id|accessdate=7 December 2019|language=id|url-status=live}}</ref>
| [[Selong, Lombok Timur|Selong]]
|
|
|-
| [[Puteri Indonesia 2021|2021]]
| ''akan datang''
| ''akan datang''
| ''akan datang''
| ''akan datang''
Pengguna anonim