Kerajaan Champa: Perbedaan revisi

215 bita dihapus ,  8 bulan yang lalu
Menolak perubahan teks terakhir (oleh Ali3r00t) dan mengembalikan revisi 16651259 oleh Gombang
k
(Menolak perubahan teks terakhir (oleh Ali3r00t) dan mengembalikan revisi 16651259 oleh Gombang)
|government_type = [[Monarki]]
}}
'''[https://www.karawangportal.com/2020/03/sejarah-kerajaan-champa-di-vietnam.html Kerajaan Champa]''' ([[bahasa Vietnam]]: ''Chiêm Thành'') adalah kerajaan yang pernah menguasai daerah yang sekarang termasuk [[Vietnam]] tengah dan selatan, diperkirakan antara abad ke-7 sampai dengan [[1832]]. Sebelum Champa, terdapat kerajaan yang dinamakan [[Lin-yi]] (Lam Ap), yang didirikan sejak [[192]], tetapi hubungan antara Lin-yi dan Campa masih belum jelas. Komunitas masyarakat Champa, saat ini masih terdapat di [[Vietnam]], [[Kamboja]], [[Thailand]], [[Malaysia]], [[Indonesia]], dan [[Pulau Hainan]] ([[Tiongkok]]). [[Bahasa Champa]] termasuk dalam rumpun [[bahasa Austronesia]].
 
== Sejarah pendirian ==
Sebelum penaklukan Champa oleh by Lê Thánh Tông, agama dominan di Champa adalah [[Saiwa|Syiwaisme]] dan budaya Champa sangat dipengaruhi India. [[Islam]] mulai memasuki Champa setelah abad ke-10, tetapi hanya setelah invasi [[1471]] pengaruh agama ini menjadi semakin cepat. Pada [[abad ke-17]] keluarga bangsawan para tuanku Champa juga mulai memeluk agama [[Islam]], dan ini pada akhirnya memicu orientasi keagamaan orang-orang Cham. Pada saat aneksasi mereka oleh Vietnam mayoritas orang Cham telah memeluk agama Islam.
[[Berkas:COLLECTIE TROPENMUSEUM Het graf van Putri Campa een prinses uit de periode van Majapahit TMnr 60027337.jpg|jmpl|Makam [[Putri Campa]] di [[Trowulan]] (foto diambil pada tahun 1870-1900)]]
Kebanyakan orang Cham saat ini beragama Islam, tetapi seperti orang [[Jawa]] di Indonesia, mereka mendapat pengaruh besar [[Hindu]]. Catatan-catatan di Indonesia menunjukkan pengaruh Putri Darawati, seorang putri Champa yang beragama Islam, terhadap suaminya, [[Kertawijaya]], raja [[Majapahit]] ketujuh sehingga keluarga kerajaan Majapahit akhirnya memeluk agama Islam. Makam Putri Campa dapat ditemukan di [[Trowulan]], situs ibu kota Kerajaan [[Majapahit]].<ref name="Muljana">{{id}} {{cite book|pages=68|url=http://books.google.co.id/books?id=j9ZOKjMxVdIC&lpg=PA78&dq=suma%20oriental&pg=PA68#v=onepage&q=suma%20oriental&f=false|title=Runtuhnya kerajaan Hindu-Jawa dan timbulnya negara-negara Islam di Nusantara|last=Muljana|first=Slamet|last=Muljana|publisher=PT LKiS Pelangi Aksara|year=2005|isbn=9798451163|pages=68}}ISBN 978-979-8451-16-4</ref>
 
 
 
== Penaklukan Vietnam ==
Tahun 1451 Kerajaan Islam Champa diserang kerajaan Buddha dari pedalaman.<ref>{{id}} {{cite book|pages=65|url=http://books.google.co.id/books?id=j9ZOKjMxVdIC&lpg=PA78&dq=suma%20oriental&hl=id&pg=PA65#v=onepage&q=suma%20oriental&f=false|title=Runtuhnya kerajaan Hindu-Jawa dan timbulnya negara-negara Islam di Nusantara|last=Muljana|first=Slamet|last=Muljana|publisher=PT LKiS Pelangi Aksara|year=2005|isbn=9798451163|pages=65}}ISBN 978-979-8451-16-4</ref> Para penguasa Champa di Panduranga (''Nagar Champa'') yang terbentuk pada pertengahan abad ke-15, melakukan perlawanan terhadap Vietnam dan pada tahun 1695 melalui perundingan memperoleh status kepangeranan otonom (''Tran Thuan Thanh'') di bawah [[Dinasti Nguyen]] dari [[Cochinchina]]. Kerajaan Champa kemudian menjadi negara bawahan yang setia dari Kaisar [[Gia Long]] dari dinasti Nguyen, tetapi pada akhirnya kedaulatannya dibubarkan pada tahun 1832 oleh anak Kaisar Gia Long, yaitu Kaisar [[Minh Mạng]]. Pada masa peperangan dengan Vietnam, banyak penduduk Champa termasuk para aristokratnya yang mencari perlindungan di Kamboja, dan mendapatkan kedudukan yang tinggi.
 
== Legenda Minangkabau ==
 
== Referensi ==
{{reflist}}
{{reflist}}5. (karawangportal) [https://www.karawangportal.com/2020/03/sejarah-kerajaan-champa-di-vietnam.html sejarah kerajaan champa di vietnam]
 
[[Kategori:Kerajaan Champa| ]]
[[Kategori:Vietnam]]
10.339

suntingan