Perry Warjiyo: Perbedaan antara revisi

Konten dihapus Konten ditambahkan
k ←Suntingan Botswanesia28 (bicara) dibatalkan ke versi terakhir oleh 111.95.38.51
Tag: Pengembalian
Alxagst (bicara | kontrib)
k Gabungin paragraf
Tag: VisualEditor Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler
Baris 37:
Perjalanan karier Perry Warjiyo yang lahir di [[Kabupaten Sukoharjo|Sukoharjo]] 25 [[Februari]] [[1959]] cukup panjang dan cemerlang di [[Bank Indonesia]] sejak [[Januari]] [[1984]]<ref>{{Cite web|url=https://www.bloomberg.com/research/stocks/private/person.asp?personId=109691571&privcapId=10304713&previousCapId=10304713&previousTitle=Bank%20Indonesia|title=Perry Warjiyo: Executive Profile & Biography - Bloomberg|website=www.bloomberg.com|access-date=2017-11-10}}</ref>, khususnya di area riset ekonomi dan kebijakan moneter, isu-isu internasional, transformasi organisasi dan strategi kebijakan moneter, pendidikan dan riset kebanksentralan, pengelolaan devisa dan utang luar negeri, serta kepala Biro Gubernur.
 
Kariernya dimulai dari staf di Desk penyelamatan kredit, urusan pemeriksaan dan pengawasan kredit hingga pada tahun [[1992]] sampai [[1995]] dia diadiang
 
ngkatgkat menjadi Staf Gubernur Bank Indonesia kemudian Pada tahun [[1998]] Perry Warjiyo diangkat sebagai kepala Biro Gubernur, tahun [[2001]] memegang peran sebagai ''project leader'' Unit Khusus Program Transformasi (UKPT) hingga akhirnya tahun [[2003]] dia menempati posisi sebagai Direktur Pusat Pendidikan dan Studi Kebangsentralan, dan tahun [[2005]] diangkat menjadi Direktur Departemen Kebijakan Makroprudensial [[Bank Indonesia]] hingga tahun 2007.
 
Pada tahun [[2007]] – [[2009]] Perry Warjiyo diangkat menjadi Direktur Eksekutif, ''South East Asia Voting Group'' (SEAVG)<ref>{{Cite web|url=http://www.antaranews.com/berita/279977/perry-warjiyo-siapkan-enam-agenda-bi|title=Perry Warjiyo siapkan enam agenda BI - ANTARA News|last=antaranews.com|website=www.antaranews.com|access-date=2017-11-10}}</ref>, ''[[International Monetary Fund]]'' (IMF) mewakili mewakili 13 [[negara]] anggota yang tergabung dalam ''South-East Asia Voting Group.''