Wikipedia:Artikel pilihan/Usulan/Proyek Strategis Nasional: Perbedaan revisi

* Terdapat inkonsistensi pemakaian huruf kapital dalam penamaan jalan tol dengan nama: sebagian memakai "jalan tol X" (seperti pada daftar jalan tol di subbagian Jalan Tol Trans Sumatra), sebagian lagi memakai "Jalan Tol X" (seperti pada nama-nama subbagian jalan tol dalam bagian Proyek Utama). Sebaiknya penulisan jalan tol dengan nama dibuat serupa. Saran saya ditulis sebagai "Jalan Tol" saja, karena sebagaimana "Sungai X" (X bisa diisi Musi, Kapuas, Ciliwung, dan lain-lain), jalan tol bernama tersebut adalah unsur geografis yang pasti.
* Hindari kata-kata seperti "bahkan" yang terkesan memperkuat suatu pernyataan, agar tidak bias.
* Hindari kata-kata "(di)perlu(kan)" (seperti dalam kutipan "Percepatan pembangunan infrastruktur '''''diperlukan''''' untuk mendongkrak daya saing global Indonesia," atau "Indonesia '''''perlu''''' mengejar standar rata-rata stok infrastruktur negara maju yang mencapai 70%...") kecuali ada atribusi terhadap sumbernya. Misal, "Berdasarkan riset World Economic Forum..", atau "Bambang Brodjonegoro, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional menyarankan..." agar sifat kalimatnya deskriptif, tidak imperatif.
* Hindari frasa "di mana" atau "dimana" untuk menjelaskan sesuatu (lihat artikel [[Preposisi]]).