Sistem koloid: Perbedaan revisi

12 bita ditambahkan ,  1 tahun yang lalu
Koloid memiliki bentuk bermacam-macam, tergantung dari [[fase]] zat pendispersi dan zat terdispersinya. Beberapa jenis koloid:
* [[Aerosol]] yang memiliki zat pendispersi berupa gas. Aerosol yang memiliki zat terdispersi cair disebut aerosol cair (contoh: kabut dan awan) sedangkan yang memiliki zat terdispersi padat disebut aerosol padat (contoh: asap dan debu dalam udara).
* [[Sol]] Sistem koloid dari partikel padat yang terdispersi dalam zat cair. (Contoh: Air sungai, sol sabun, sol detergen, cat dan tinta, sol sapatu).
* [[Emulsi]] Sistem koloid dari zat cair yang terdispersi dalam zat cair lain, tetapi kedua zat cair itu tidak saling melarutkan. (Contoh: santan, susu, mayonaise, dan minyak ikan).
* [[Buih]] Sistem Koloid dari gas yang terdispersi dalam zat cair. (Contoh: pada pengolahan bijih logam, alat pemadam kebakaran, beberapa jenis kosmetik, dan lainnya). Ada pula buih padat yang merupakan gas yang terdispersi dalam padat (Contoh: Styrofoam, batu apung, spons, marshmallow).
Pengguna anonim