Mochamad Wijono: Perbedaan antara revisi

935 bita ditambahkan ,  2 tahun yang lalu
tidak ada ringkasan suntingan
Tidak ada ringkasan suntingan
Tag: Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler
Tidak ada ringkasan suntingan
{{Kotak info Gubernur
[[Berkas:Moh-Wijono.jpg|ka|jmpl|M. Wijono]]
|name = Mochamad Wijono
|image = Moh-Wijono.jpg
|imagesize =
|caption =
|office = Gubernur Jawa Timur
|order = ke-6
|term_start = 1963
|term_end = 1967
|president = [[Soekarno]]
|lieutenant = Satrio Sastrodiredjo
|predecessor = [[R. Soewondo Ranuwidjojo]]
|successor = [[R.P. Mohammad Noer]]
|birth_date =
|birth_place =
|death_date =
|death_place =
|allegiance =
|serviceyears =
|rank =
|branch =
|unit =
|awards =
|battles =
|laterwork =
|portrayedby =
|enteredservice =
|currentlyresides =
|nationality = {{negara|Indonesia}} [[Indonesia]]
|party =
|family =
|spouse =
|children =
|residence =
|alma_mater =
|occupation =
|religion = [[Islam]]
}}
 
'''Mochamad Wijono''' adalah [[Gubernur Jawa Timur Ke-6]] periode [[1963]] – [[1967]] menggantikan [[R. Soewondo Ranuwidjojo]]. Serah terima jabatan dilakukan pada tanggal [[31 Januari]] [[1963]] di [[Surabaya]], [[Jawa Timur]]. R. Wijono yang semula adalah Perwira Angkatan Darat dan pernah menjabat sebagai ketua DPRD tingkat I Jawa Timur, melanjutkan kebijakan gubernur yang pernah ada sebelumnya. Situasi sosial politik dan keamanan negara yang semakin kondusif membuat dia dapat memimipin Provinsi Jawa Timur dengan baik. Pada masa kepemimpinan Moch. Wijono, banyak produk hukum dihasilkan untuk kepentingan Provinsi Jawa Timur. Dalam bidang kesehatan contohnya.[[RSU Dr. Soetomo]] diserahkan pengelolaannya pada pemerintah Daerah tingkat I Jawa Timur. Demikian pula dengan para pegawai di rumah sakit tersebut merupakan pegawai Provinsi yang dipekerjakan pada RSU Dr. Soetomo. Tidak hanya itu, pemerintah provinsi turut terlibat dalam menyerahkan berdirinya perusahaan daerah yang bergerak di bidang percetakan, makanan dan minuman, perabot rumah tangga, serta perusahaan daerah jasa teknik dan instalasi Djasa Karya. Peraturan-peraturan daerah tersebut dituang dalam [[Lembaran Negara Republik Indonesia]].
 
360

suntingan