Koronavirus sindrom pernapasan akut berat 2: Perbedaan revisi

(→‎Reservoir: cleanup)
 
== Reservoir ==
Pada 22 Januari 2020, ''[[Journal of Medical Virology]]'' menerbitkan laporan analisis genom yang menjelaskan bahwa [[ular]] di wilayah Wuhan adalah "reservoir hewan liar yang paling mungkin" untuk virus ini, tetapi diperlukan lebih banyak penelitian.<ref name="BBC">[https://www.bbc.com/news/world-asia-china-51217455 BBC: China coronavirus: Fear grips Wuhan as lockdown begins]</ref><ref>[https://www.cnn.com/2020/01/22/health/snakes-wuhan-coronavirus-outbreak-conversation-partner/index.html CNN: Snakes could be the source of the Wuhan coronavirus outbreak]</ref> [[Rekombinasi homolog]] mungkin menyebabkan peristiwa ini.<ref name="ji-wei-2020">{{cite journal |last1=Ji |first1=Wei |last2=Wang |first2=Wei |last3=Zhao |first3=Xiaofang |last4=Zai |first4=Junjie |last5=Li |first5=Xingguang |title=Homologous recombination within the spike glycoprotein of the newly identified coronavirus may boost cross‐species transmission from snake to human |journal=Journal of Medical Virology |date=22 Januari 2020 |doi=10.1002/jmv.25682 |pmid=31967321 }}</ref><ref>{{cite news |author1=Haitao Guo |author2=Guangxiang "George" Luo |author3=Shou-Jiang Gao |title=Snakes could be the original source of the new coronavirus outbreak in China |url=https://theconversation.com/snakes-could-be-the-original-source-of-the-new-coronavirus-outbreak-in-china-130364 |accessdate=22 Januari 2020 |work=The Conversation |date=22 Januari 2020}}</ref> Beberapa ilmuwan percaya bahwa penyakit ini berasal dari ''[[Bungarus multicinctus]]'', ular yang sangat berbisa yang dijual di pasar Wuhan.<ref>{{Cite web|url=https://www.scimex.org/newsfeed/expert-reaction-could-new-coronavirus-have-come-from-snakes|title=EXPERT REACTION: Could new coronavirus have come from snakes?|last=SCIMEX|date= 23 Januari 2020 |website=Scimex |access-date=23 Januari 2020}}</ref> Berita di ''[[Nature (journal)|Nature]]'' mengkritik artikel ''Journal of Medical Virology'' dengan menyatakan bahwa ular sangat tidak mungkin menjadi reservoir, dan lebih cenderung pada [[mamalia]].<ref>{{cite journal|url=https://www.nature.com/articles/d41586-020-00180-8 |title=Why snakes probably aren't spreading the new China virus |authors=Ewen Callaway, David Cyranoski |journal=Nature |date=23 Januari 2020 |doi=10.1038/d41586-020-00180-8}}</ref> Banyak virolog juga sangat meragukan peranan ular sebagai inang perantara.<ref>https://www.wired.com/story/wuhan-coronavirus-snake-flu-theory/</ref>
 
Berita di ''[[Nature (journal)|Nature]]'' mengkritik artikel ''Journal of Medical Virology'' dengan menyatakan bahwa ular sangat tidak mungkin menjadi reservoir, dan lebih cenderung pada [[mamalia]].<ref>{{cite journal|url=https://www.nature.com/articles/d41586-020-00180-8 |title=Why snakes probably aren't spreading the new China virus |authors=Ewen Callaway, David Cyranoski |journal=Nature |date=23 Januari 2020 |doi=10.1038/d41586-020-00180-8}}</ref> Banyak virolog juga sangat meragukan peranan ular sebagai inang perantara.<ref>https://www.wired.com/story/wuhan-coronavirus-snake-flu-theory/</ref>
 
Artikel pracetak yang dipublikasikan pada 23 Januari 2020 di jurnal [[bioRxiv]] yang ditulis oleh peneliti dari Institut Virologi Wuhan, Rumah Sakit Wuhan Jinyintan, Universitas Akademi Sains Tiongkok dan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit menyatakan bahwa virus korona ini kemungkinan berasal dari [[kelelawar]], karena analisis mereka menunjukkan bahwa nCoV-2019 96% identik di tingkat genom keseluruhan dengan koronavirus kelelawar.<ref name="bioRxivBatOrigin">{{Cite journal|last=Zhou|first=Peng|last2=Yang|first2=Xing-Lou|last3=Wang|first3=Xian-Guang|last4=Hu|first4=Ben|last5=Zhang|first5=Lei|last6=Zhang|first6=Wei|last7=Si|first7=Hao-Rui|last8=Zhu|first8=Yan|last9=Li|first9=Bei|date=23 Januari 2020|year=|title=Discovery of a novel coronavirus associated with the recent pneumonia outbreak in humans and its potential bat origin|url=http://biorxiv.org/lookup/doi/10.1101/2020.01.22.914952|journal=BioRxiv|language=|volume=|issue=|pages=|doi=10.1101/2020.01.22.914952}}</ref>
 
Selama 17 tahun penelitian tentang asal-usul epidemi SARS 2003, banyak virus korona kelelawar yang menyerupai SARS (''SARS-like'') diisolasi dan diurutkan, kebanyakan dari mereka berasal dari genus ''[[Rhinolophus]]''. Dengan genom yang cukup, rekonstruksi [[pohon filogenetik]] untuk mengetahui sejarah mutasi virus korona dapat dilakukan.
 
Virus korona baru ini (2019-nCoV) berada dalam kategori virus korona yang menyerupai SARS. Dua urutan genom dari ''[[Rhinolophus sinicus]]'' dengan kemiripan 80% telah dipublikasikan pada tahun 2015 dan 2017.<ref>Sampel [https://www.ncbi.nlm.nih.gov/nuccore/MG772933 CoVZC45] and [https://www.ncbi.nlm.nih.gov/nuccore/MG772934 CoVZXC21], lihat [https://nextstrain.org/groups/blab/sars-like-cov therevisualisasi for an interactive visualizationinteraktif]</ref><ref>{{cite journal|title=The 2019 new Coronavirus epidemic: evidence for virus evolution|url=https://www.biorxiv.org/content/10.1101/2020.01.24.915157v1|doi=10.1101/2020.01.24.915157v1|doi-broken-date=2020-01-25}}</ref> GenomSementara virusitu, ketigaartikel pracetak di jurnal [[bioRxiv]] yang tidakditulis dipublikasikanoleh peneliti dari Institut Virologi Wuhan, Rumah Sakit Wuhan Jinyintan, Universitas Akademi Sains Tiongkok, dan CDC Provinsi Hubei menyatakan bahwa virus korona ini kemungkinan berasal dari ''[[Rhinolophus affiniskelelawar]]'', karena analisis mereka menunjukkan bahwa nCoV-2019 memiliki kemiripan 96% dengan viruskoronavirus koronakelelawar Wuhanyang telahdiisolasi disebutkandari dalamkelelawar sebuah''[[Rhinolophus artikel institut virologi Wuhanaffinis]]''.<ref name="bioRxivBatOrigin">{{Cite journal|last=Zhou|first=Peng|last2=Yang|first2=Xing-Lou|last3=Wang|first3=Xian-Guang|last4=Hu|first4=Ben|last5=Zhang|first5=Lei|last6=Zhang|first6=Wei|last7=Si|first7=Hao-Rui|last8=Zhu|first8=Yan|last9=Li|first9=Bei|date=23 Januari 2020|year=|title=Discovery of a novel coronavirus associated with the recent pneumonia outbreak in humans and its potential bat origin|url=http://biorxiv.org/lookup/doi/10.1101/2020.01.22.914952|journal=BioRxiv|language=|volume=|issue=|pages=|doi=10.1101/2020.01.22.914952}}</ref> Sebagai perbandingan, jumlah mutasi ini mirip dengan jumlah mutasi yang diamati selama 10 tahun pada flu manusia H3N2.<ref>[https://nextstrain.org/flu/seasonal/h3n2/ha/2y?clade=3c3 Nextstrain H3N2]</ref>
 
Hewan yang dijual sebagai makanan dicurigai sebagai reservoir atau perantara virus karena banyak dari individu yang terinfeksi pertama kali adalah pekerja di Pasar Makanan Laut Huanan. Akibatnya, mereka terpapar kontak yang lebih besar dengan hewan.<ref name="Hui14Jan2020" />
 
== Filogenetik dan taksonomi ==
4.531

suntingan