Pengelolaan lingkungan hidup: Perbedaan revisi

k
 
== Pembangunan Berwawasan Lingkungan Hidup ==
Pembangunan berwawasan lingkungan diterapkan dengan tujuan untuk dapat mengolah sumber daya alam secara [[bijaksana]]. Hal ini agar pembangunan yang dilaksanakan dapat menopang pembangunan yang berkelanjutan bagi peningkatan kwalitas hidup rakyat, dari generasi ke generasi sepanjang masa. Sehingga dengan pembangunan berwawasan lingkungan, dapat menunjang lingkungan hidup yang [[Lestarikan Indonesiaku|lestari]] dan serasi. Akhirnya pembangunan dapat dilaksanakan berkelanjutan yang terus menerus mengadakan peningkatan kwalitaskualitas manusia dan lingkungannya.
<br />
 
== Pendidikan Lingkungan Hidup ==
Pendidikan lingkungan hidup adalah suatu jalan bagi [[Pemecahan kepribadian|pemecahan]] dalam masalah lingkungan hidup. Dengan jalan pendidikan lingkungan dapat meningkatkan kesadaran, pengetahuan, pengertian umum dalam melaksanakan pembangunan dan pengelolaan sumber daya lingkungan hidup. Pendidikan lingkungan itu dalam penerapannya meliputi pendidikan formal dan pendidikan non formal agar meningkatkan kesadaran masyarakat dalam lingkungan hidup secara luas.
 
Tujuan [[pendidikan]] lingkungan antara lain untuk mencari pemikiran baru dan perhatian terhadap masalah lingkungan yang dihadapi serta mencari alternatif pemecahan sehingga kita dapat menentukan arah dan tujuan bagi pembangunan dimasa kini dan yang akan datang. Sehingga dapat diharapkan dapat mencegah masalah dan kerusakan lingkungan yang lebih parah dan lebih jauh adanya usaha perbaikan ke arah keselarasan dan kelestarian lingkungan.
 
Bentuk pendidikan yang dilaksanakan dalam rangka meningkatkan kesadaran keberadaan lingkungan dilaksanakan dalam berbagai bentuk. Dalam pendidikan formal penekanan terhadap penyelenggaraan pendidikan lingkungan lebih nyata wujudnya yang diajarkan diberbagai jenjang pendidikan dan dimasukkan dalam kurikulum pendidikan formal. Sedangkan dalam pendidikan non formal diterapkan dalam hal-hal yang nyata perilakunya dilapangan, baik di kota maupun di pedesaan. Dengan demikian dapat memberikan kekompakan disegala masyarakat untuk mensikapi dan berperilaku sehari-hari. Sehingga dapat menumbuhkan generasi penerus yang sadar dan memahami keberadaan lingkungan untuk melaksanakan pembangunan yang berkelanjutan.
 
Dengan pendidikan lingkungan hidup diharapkan juga dapat meningkatkan kesadaran terhadap hukum dan tegaknya hukum lingkungan yang telah ada yaitu UU No. 4 tahun 1982. Pelaksanaan supremasi hukum lingkungan oleh aparat penegak hukum harus dilaksanakan secara jelas dan nyata, sehingga ditaati oleh segala jenis masyarakat bersama-sama mematuhi dan menjunjung tinggi keberadaannya. Sehingga dengan penegakan dan kesadaran hukum memberi sumbangan besar yang dapat menciptakan kelestarian fungsi lingkungan untuk sumber kehidupan bagi generasi mendatang.
<br />
 
== Industri yang ramah lingkungan ==
 
Oleh karena itu sudah saatnya pembangunan industrialisasi ini harus menuju pada industri yang ramah lingkungan. Pembangunan industri yang ramah lingkungan ini tidak hanya kebijaksanaan dan penerapan hanya dikontrol oleh pemerintah saja, tetapi perlu memberi kesempatan yang seluas-luasnya bagi komponen bangsa yaitu warga masyarakat untuk ikut aktif mengontrol pelaksanaannya. Masyarakat harus dilibatkan semua, artinya yang sangat peduli tentang keberadaan lingkungan. Misalnya masyarakat umum, masyarakat kampus, lembaga swadaya masyarakat, pemerhati lingkungan dan organisasi pecinta alam. Sehingga masyarakat dapat mengadakan penentangan terhadap industri yang tidak ramah lingkungan di kemudian hari.
 
== Lihat pula ==
 
* [[Pendidikan lingkungan hidup]]
 
== Bacaan lanjutan ==
 
* {{cite book|url=https://books.google.com/books?id=Sea4e_Z4vekC&pg=PA4|title=An Introduction to Corporate Environmental Management: Striving for Sustainability|last1=Schaltegger|first1=Stefan|last2=Burritt|first2=Roger|last3=Petersen|first3=Holger|publisher=Greenleaf|year=2003|isbn=978-1-874719-65-6}}
* {{cite journal|author=Low Hock Heng|year=2003|title=Globalisation, Business and Environmental Management: to Correct the Broken Compass?|url=http://www.fppsm.utm.my/download/doc_download/122-globalisation-business-and-environmental-management-to-correct-the-broken-compass.html|format=PDF|journal=[www.fppsm.utm.my/jurnal-kemanusiaan.html Jurnal Kemanusiaan]|issn=1675-1930|archive-url=https://web.archive.org/web/20100124024747/http://www.fppsm.utm.my/download/doc_download/122-globalisation-business-and-environmental-management-to-correct-the-broken-compass.html|archive-date=24 January 2010|access-date=31 May 2010|url-status=dead}}
 
== Referensi ==