Stasiun Lawang: Perbedaan revisi

1 bita dihapus ,  1 tahun yang lalu
k
tidak ada ringkasan suntingan
Tag: Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler VisualEditor
k
{{infobox stasiun
| image = Stasiun Lawang 2019.jpg
| caption = HalamanTampak depan Stasiun Lawang tahun 2019
| name = Lawang
| prov = Jawa Timur
| line = [[Kereta api Bima|Bima]], [[Kereta api Mutiara Selatan|Mutiara Selatan]], [[Kereta api Jayabaya|Jayabaya]], [[Kereta api Songgoriti|Songgoriti]], [[Kereta api Tawang Alun|Tawang Alun]], [[Kereta api Penataran|Penataran]], [[Kereta api Tumapel|Tumapel]], dan [[Kereta api ketel|KA ketel/angkutan BBM]]<br>Semua kereta api yang ditarik lokomotif dari dan ke [[Stasiun Malang]] wajib melakukan pengecekan blok rem.
| operator = [[Daerah Operasi VIII Surabaya]]
| class = 2I
| ticketting = Sistem tiket ''online'', melayani pemesanan langsung di loket.
Terdapat fasilitas ala bandara berupa ''check-in'' untuk pencetakan ''boarding pass'' khusus keberangkatan KA jarak jauh/menengah di loket stasiun.
| platform = 2 (satu peron sisi yang rendah dan satu peron pulau yang agak tinggi,)
}}
'''Stasiun Lawang (LW)''' merupakan [[stasiun kereta api]] kelas 2I yang terletak di [[Lawang, Lawang, Malang]] serta merupakan stasiun yang letaknya paling utara dan timur sekaligus terbesar di [[Kabupaten Malang]].
 
Stasiun ini merupakan stasiun yang terletak pada ketinggian tertinggi di [[Daerah Operasi VIII Surabaya]], yakni +491 m. Akibatnya, jalur antara [[Stasiun Bangil|Bangil]]–Lawang—yang berjarak 31 km—tergolong terjal. [[Stasiun Bangil]]—yang notabene merupakan stasiun percabangan antara jalur Surabaya, Malang, dan Probolinggo—terletak pada ketinggian +9 m, sehingga rata-rata kemiringan jalur adalah sekitar 25‰ (permil). Sementara itu, walaupun sempat menanjak lagi setelah lepas stasiun ini, jalur ke arah selatan relatif menurun.