Stasiun Jombang: Perbedaan antara revisi

Konten dihapus Konten ditambahkan
k Bot: Perubahan kosmetika
Tidak ada ringkasan suntingan
Baris 44:
Awalnya stasiun ini memiliki sembilan jalur kereta api dengan jalur 2 sebagai sepur lurus, tetapi hanya jalur 1-3 yang sering digunakan. Saat ini jalur 4 eksisting sudah dibongkar untuk perluasan peron sehingga jumlah jalurnya tinggal delapan. Setelah [[jalur ganda]] pada segmen lintas mulai dari stasiun ini hingga [[Stasiun Baron]] per 30 Oktober 2019, jalur 2 hanya dijadikan sepur lurus untuk arah [[Stasiun Kertosono|Kertosono]] saja, sedangkan jalur 3 dijadikan sebagai sepur lurus baru dari arah Kertosono dan juga sepur raya [[jalur tunggal]] dari dan ke arah [[Stasiun Wonokromo|Surabaya]]. Selain itu, kanopi stasiun ini diperluas hingga menaungi jalur 4 yang baru dan sistem persinyalan elektrik yang lama (tipe Ansaldo) sudah digantikan dengan yang terbaru produksi [[Len Industri|PT Len Industri]].
 
Dari stasiun ini, dahulu terdapat bekas percabangan dari jalur 1 menuju [[Ploso,Stasiun JombangPloso|Ploso]] yang akan berakhir di [[Stasiun Babat|Babat]] ke arah utara dan dan dari jalur 5 eksisting menuju [[Stasiun Kediri|Kediri]] melalui [[Pare,Stasiun KediriPare|Pare]].
 
== Layanan kereta api ==