Eropa: Perbedaan revisi

13 bita dihapus ,  10 bulan yang lalu
k
←Suntingan 182.1.112.96 (bicara) dibatalkan ke versi terakhir oleh Wagino 20100516
Tag: Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler
k (←Suntingan 182.1.112.96 (bicara) dibatalkan ke versi terakhir oleh Wagino 20100516)
Tag: Pengembalian
Setelah masa penemuan, konsep-konsep [[demokrasi]] mulai menemukan pengaruhnya di Eropa. Perjuangan-perjuangan untuk memperoleh kemerdekaan muncul, terutama di Prancis pada periode yang dikenal sebagai [[Revolusi Prancis]]. Ini mengakibatkan pergolakan yang besar di Eropa karena ide-ide yang revolusioner ini menyebar ke sepanjang benua. Kebangkitan demokrasi menyebabkan bertambahnya tekanan di Eropa selain tensi-tensi yang telah ada karena persaingan di [[Dunia Baru]]. Dari semuanya, konflik yang paling terkenal adalah saat [[Napoleon Bonaparte]] merebut kekuasaan, dan membentuk [[Kekaisaran Prancis]] yang jatuh tak lama kemudian. Setelah peristiwa-peristiwa ini, Eropa perlahan-lahan menjadi stabil, namun sisa-sisa dari konsep periode lama telah mulai runtuh.
 
[[Revolusi Industri]] dimulai di [[Britania Raya]] pada akhir [[abad ke-18]], yang menyebabkan pergeseran dari [[pertanian]], kemakmuran rakyat yang semakin bertambah, dan pertumbuhan penduduk. Banyak negara di Eropa menemukan bentuknya seperti yang sekarang ini pasca-[[Perang Dunia II]]. Sejak berakhirnya Perang Dunia II hingga [[Perang Dingin]], Eropa terbagi kepada dua blok politik, dan ekonomi utama: negara-negara [[komunis]] di [[Eropa Timur]], dan negara-negara [[kapitalisme|kapitalis]] di [[Eropa Barat]]. Sekitar tahun [[1989]], [[Blok Timur]] pecah bersamaan dengan jatuhnya [[Tembok Berlin]].k.conk asicx.
 
== Geografis ==