Henk Sneevliet: Perbedaan revisi

11 bita ditambahkan ,  14 tahun yang lalu
k
dan ia segera aktif dalam perjuangan melawan kekuasaan Belanda. Pada [[1914]], ia ikut mendirikan [[Perhimpunan Demokratis Sosial Hindia]] (ISDV) yang anggotanya mencakup orang-orang Belanda dan Indonesia.
 
Ia juga kembali ke dalam kegiatan serikat buruh, menjadi anggota dari [[VSTP]], ''Vereeniging van Spoor- en TramwegpersoneelTramweg Personeel'' (Serikat Buruh Kereta Api dan Trem), sebuah serikat buruh yang unik karena anggotanya terdiri atas orang-orang Belanda dan Indonesia. Berkat pengalamannya sebagai pemimpin buruh, ia segera berhasil mengubah serikat buruh yang masih agak moderat ini menjadi serikat buruh yang lebih modern dan agresif dengan sebagian besar anggotanya orang Indonesia. Serikat buruh ini kelak menjadi basis bagi gerakan komunis Indonesia.
 
ISDV sepenuhnya [[anti kapitalisme|anti kapitalis]] dan banyak melakukan agitasi terhadap rezim kolonial Belanda dan elit Indonesia yang mendapatkan hak-hak khusus. Ini menyebabkan banyak perlawanan terhadap ISDV dan Sneevliet sendiri, baik dari kalangan konservatif maupun dari pihak yang lebih moderat (Partai Buruh Demokratis Sosial|SDAP). Karena itu pada [[1916]] ia meninggalkan SDAP dan bergabung dengan SDP, pendahulu dari [[Partai Komunis Belanda]] (CPH, belakangan CPN).
8.156

suntingan