Kraton: Perbedaan revisi

274 bita ditambahkan ,  15 tahun yang lalu
tambahan
(kategori)
(tambahan)
==Gelar Kebangsawanan==
Masyarakat Keraton pada umumnya memiliki gelar kebangsawanan. Beberapa gelar kebangsawanan tersebut antara lain:
* Garwa Padmi (permaisuri sultan): Gusti Kanjeng Ratu (GKR)
* Garwa Ampeyan (bukan permaisuri): Kangjeng Raden Ayu (KRA)
* Putra mahkota: Kangjeng Gusti Pangeran Adipati Anom (KGPAA)
* Putra/putri sultan dari Garwa Padmi: Gusti Raden Mas/Gusti Raden Ajeng
* Putra/putri sultan dari Garwa Ampeyan (bukan permaisuri): Bendara Raden Mas/Bendara Raden Ajeng
* Putra Sultan (setelah dewasa, diwisuda dan menjadi pangeran): Gusti Bendara Pangeran Haryo (GBPH)
* Kanjeng Raden Tumenggung Haryo (KRTH)
* Kanjeng Pangeran Haryo (KPH)
* Mas Raden Tumenggung (MRT)
* Kanjeng Raden Tumenggung (KRT)
* Kanjeng Raden Ayu (KRAy)
* Raden Mas Tumenggung (RMT)
* Raden Nganten (RNg)
* Mas Ngabei (MNg)
* Kanjeng Pangeran (KP)
 
Selain beberapa gelar tersebut di atas, di lingkungan keraton sering juga dijumpai sebutan khusus seperti:
112.688

suntingan