Marwan bin al-Hakam: Perbedaan revisi

1 bita ditambahkan ,  11 bulan yang lalu
(→‎Masa kekuasaan: lanjutkan)
Marwan menerima baiat sebagai khalifah di Damaskus pada bulan Juli atau Agustus.{{sfn|Wellhausen|1927|p=182}} Ia menikahi Umm Hasyim Fakhitah, janda Yazid dan ibu dari Khalid sehingga ia memiliki hubungan perkawinan dengan keluarga khalifah-khalifah sebelumnya.{{sfn|Bosworth|1991|p=622}} Wellhausen menganggap bahwa pernikahan ini adalah upaya Marwan untuk mengendalikan warisan ditinggalkan Yazid sebagai ayah tiri anak-anaknya.{{sfn|Madelung|1997|p=349}} Marwan menunjuk Yahya bin Qais dari Banu Ghassan sebagai kepala [[syurthah]] (polisi atau aparat keamanan) dan [[mawla]]nya yang bernama Abu Sahl al-Aswad sebagai [[hajib]] (pengelola istana).{{sfn|Biesterfeldt|Günther|2018|p=954}}
 
Meski telah menang di Marj Rahith, Marwan masih menghadapi beberapa tantangan dari wilayah-wilayah bekas kekhalifahan Umayyah lainnya. Pada sisa masa kekuasaannya, ia berusaha memperluas kembali kekuasaan Umayyah dengan menggunakan kekuatan militer dan bantuan Ibnu Ziyad serta Ibnu Bahdal.{{sfn|Kennedy|2004|p=92}}{{sfn|Bosworth|1991|p=622}} Ia mengirimkan Rauh bin Zinba' ke Palestina, yang berhasil mengusir [[Natil bin Qais]], wali negeri Palestina yang mendukung Ibnu az-Zubair dan merupakan saingan Rauh untuk kepemimpinan Banu Judzam.{{sfn|Biesterfeldt|Günther|2018|p=953}} Marwan juga mengukuhkan kendali Umayyah di kawasan utara Syam.{{sfn|Bosworth|1991|p=622}} Pada Februari atau Maret 685, Marwan mengambil kendali Mesir dengan bantuan kabilah-kabilah terkemuka di ibu kota Mesir saat itu yaitu [[Fustat]].{{sfn|Kennedy|2004|p=92}} Abdurrahman bin Utbah, wali negeri Mesir pendukung Abdullah ibn az-Zubair, digulingkan dan digantikan oleh Abdul Aziz, salah satu putra Marwan.{{sfn|Bosworth|1991|p=622}}{{sfn|Kennedy|2004|p=92}} Selanjutnya, pasukan pro-Marwan di bawah pimpinan Amr bin Said menghalau serangan yang dilancarkan [[Mush'ab bin az-Zubair]] (adik dari Abdullah bin az-Zubair) ke Palestina.{{sfn|Bosworth|1991|p=622}}{{sfn|Wellhausen|1927|p=185}} Marwan juga mengirimkan pasukan ke Hijaz di bawah pimpinan [[Hubaisy bin Duljah]], pasukan ini dikalahkan di [[Ar-Rabadzah]] di timur Madinah.{{sfn|Bosworth|1991|p=622}}{{sfn|Biesterfeldt|Günther|2018|p=953}} Marwan juga mengirim putranya Muhammad untuk menghadap kabilah-kabilah Qais di kawasan tengah lembah [[Sungai Efrat]].{{sfn|Kennedy|2004|p=92}} Masih di awal tahun 685, ia mengirimkan pasukan di bawah kepemimpinan 'Ubaidillah bin Ziyad untuk merebut Irak dari kekuasaan Abdullah bin az-Zubair dan maupun kelompok penentang Umayyah yang lain.{{sfn|Bosworth|1991|p=622}}
 
=== Metode pemerintahan ===
9.823

suntingan