Hariharalaya: Perbedaan revisi

21 bita dihapus ,  3 bulan yang lalu
k
Bot: Perubahan kosmetika
Tag: Suntingan visualeditor-wikitext
k (Bot: Perubahan kosmetika)
 
{{Infobox ancient site|name=Hariharalaya|native_name=ហរិហរាល័យ|native_name_lang=Km|alternate_name=[[Roluos]]|image=|image_size=|alt=|caption=|map=|map_type=Cambodia|map_alt=|map_caption=Letak di Kamboja|map_size=250|relief=yes|coordinates={{coord|13|20|N|103|58|E|display=inline,title}}|map_dot_label=Hariharalaya|location=[[Provinsi Siem Reap|Siem Reap]], [[Kamboja]]|region=Southeast Asia|type=Archaeological site|part_of=|length=|width=|area=|volume=|diameter=|circumference=|height=|builder=[[Jayawarman II]]|material=[[batu pasir]], [[laterit]], [[bata]]|built=Abad ke-9 M|abandoned=|epochs=Periode Pertengahan|cultures=|dependency_of=|occupants=|event=|excavations=|archaeologists=|condition=reruntuhan|ownership=|management=|public_access=Ya|other_designation=|website=<!-- {{URL|example.com}} -->|notes=}}
'''Hariharalaya''' ({{Lang-km|ហរិហរាល័យ}} , '''Hariharalay''') adalah sebuah kota kuno yang pernah menjadi ibu kota [[Kerajaan Khmer|Kemaharajaan Khmer]] yang terletak dekat [[Siem Reap]], [[Kamboja]], di kawasan yang kini disebut situs [[Roluos]] ([[Bahasa Khmer|Khmer]]: រលួស). Kini, bangunan yang tersisa dari kota ini adalah reruntuhan beberapa candi kerajaan, yaitu: candi [[Preah Ko]], [[Bakong]], dan [[Lolei]].<ref name="Higham">Higham, C., 2001, The Civilization of Angkor, London: Weidenfeld & Nicolson, {{ISBN|9781842125847}}</ref>{{Refpage|60}} <ref name="Higham1">Higham, C., 2014, Early Mainland Southeast Asia, Bangkok: River Books Co., Ltd., {{ISBN|9786167339443}}</ref>{{Refpage|353–357}}
 
== Etimologi ==
[[Berkas:Harihara_Musée_Guimet_897_1.jpg|ka|jmpl| Patung Harihara abad ke-7 ini berasal dari Phnom Da di [[Kamboja]] . ]]
Nama "Hariharalaya" berasal dari nama [[Harihara]], salah satu dewa [[Umat Hindu|Hindu]] terkemuka di [[Kamboja]] pra-[[Kamboja|Angkor]]. Nama "Harihara" pada gilirannya merupakan gabungan dari "Hari" (salah satu julukan [[Wisnu]] yang tercatat di Wisnu Sahasranama ) dan "Hara" (yang berarti dewa [[Siwa]]). Maka Harihara adalah dewa Hindu wujud perpaduan antara dewa Wisnu dan dewa Siwa.
 
Seni rupa Kamboja menggambarkan dewa Harihara sebagai dewa laki-laki, yang pada satu sisinya mengenakan ciri, laksana, atau atribut [[Wisnu]], sementara sisi lainnya mengenakan laksana [[Siwa]]. Misalnya, pada bagian kepala dewa mengenakan mahkota tipe mitra (ciri khas Wisnu) pada satu sisinya, dan di sisi lain menampilkan gelung rambut yang bergelombang (ciri khas Siwa). Istilah "alaya" adalah kosakata Sansekerta yang bermakna "dasar," atau "rumah", jadi Hariharalaya adalah rumah Harihara, atau rumah dewa yang merupakan gabungan Hari (Wisnu) dan Hara (Siwa).
 
== Sejarah ==
[[Berkas:Bakong2.JPG|kiri|jmpl| [[Bakong]] adalah candi kerajaan berwujud menyerupai gunung yang didirikan oleh Raja Indravarman I di kota Hariharalaya. ]]
Menjelang akhir abad ke-8 M, seorang raja Kamboja yang bernama [[Jayawarman II]] menaklukkan wilayah yang cukup luas di sekitar danau besar [[Tonle Sap]]. Setidaknya dalam kurun waktu itu, ia sempat mendirikan ibu kotanya di Hariharalaya.<ref>O'Reilly, Dougald J.W. ''Early Civilizations of Southeast Asia''. Rowman & Littlefield Pub Inc. 2006. {{ISBN|978-0-7591-0279-8}}. pp.123-124</ref> <ref name="Coedes">Coèdes, George (edited by Walter F. Vella; translated by Susan Brown Cowing). ''The Indianized states of Southeast Asia''. University of Hawai`i Press. 1986. {{ISBN|978-0-8248-0368-1}}. p.110ff</ref>{{Refpage|98}} Akan tetapi, ketika ia pertama kali memproklamasikan dirinya sebagai chakrawartin; atau raja sejagad, di kerajaan itu pada tahun 802 M, ia tidak melakukan upacaranya di Hariharalaya, tetapi di [[Mahendraparwata|Mahendraparvata]], yang terletak di dataran tinggi [[Phnom Kulen]]. Pada waktu kemudian, ia memindahkan ibu kotanya ke Hariharalaya, tempat ia bertakhta sampai akhir hayatnya, wafat pada tahun 835. <ref>Freeman and Jacques, p.9.</ref>
 
[[Jayawarman II]] digantikan oleh Jayawarman III, dan kemudian takhta diwariskan kepada Indrawarman I. Indrawarman I berjasa atas rampungnya candi gunung kerajaan yang kini dikenal sebagai candi [[Bakong]], dan pembangunan [[Arsitektur Khmer|baray]] (kolam besar) Indratataka.<ref name="Coedes">Coèdes, George (edited by Walter F. Vella; translated by Susan Brown Cowing). ''The Indianized states of Southeast Asia''. University of Hawai`i Press. 1986. {{ISBN|978-0-8248-0368-1}}. p.110ff</ref> Pada tahun 881 Indrawarman I menyucikan simbol agama kerajaan, yaitu sebuah [[Lingga (arca)|linga]] yang dijuluki Sri Indreswara (nama itu adalah kombinasi dari nama raja dengan nama Siwa). Indrawarman I juga membangun candi yang jauh lebih kecil yang kini dikenal sebagai candi Preah Ko ("Sapi Suci"), yang diresmikan pada tahun 880.
 
Pada tahun 889, Indrawarman I digantikan oleh putranya, Yasowarman I, yang membangun candi [[Lolei]] (nama ini mungkin merupakan korupsi dari nama aslinya "Hariharalaya") di sebuah pulau buatan di tengah kolam besar Indratataka. <ref>The reason for its offset towards the north seems to be that Indravarman closed off hastily the north side while preparing to move the capital to Angkor site, as in Freeman and Jacques, p.202</ref> Yasovarman juga mendirikan kota baru di situs [[Angkor Thom]] yang terletak di sebelah utara [[Siem Reap]] kini, dan menamai kota baru ini [[Yaśodharapura|Yasodharapura]]. Yasowarman menjadikan kota baru ini sebagai ibu kotanya, dan membangun candi gunung bangunan agung kerajaan yang baru, yang dikenal sebagai candi Bakheng. Kota Yasodharapura akan bertahan sebagai ibu kota Kemaharajaan Khmer sampai tahun 1170-an ketika kota ini runtuh diserbu penjajah dari [[Kerajaan Champa|Champa]] . <ref>Freeman and Jacques, p.9ff.</ref>
 
== Lihat juga ==
 
* [[Angkor]]
* [[Arsitektur Khmer|Arsitektur Kamboja]]
* [[Preah Ko]]
* [[Bakong]]
* [[Lolei]]
 
== Referensi ==
 
* Freeman, Michael dan Jacques, Claude. ''Angkor kuno'' . Buku Sungai. 2006 [[International Standard Book Number|ISBN]] &nbsp; [[SpecialIstimewa:BookSources/974-8225-27-5|974-8225-27-5]] .
* Falser, Michael. ''Kuil Pra-Angkorian dari Preah Ko. Buku Sumber Sejarah, Konstruksi dan Ornamen Gaya Preah Ko'' . Publikasi Lotos Putih. Bangkok 2006. (200 halaman, {{ISBN|974-480-085-2}} )
 
== Catatan kaki ==
{{Reflist|2}}
 
[[Kategori:800-an]]
[[Kategori:Situs arkeologi di Kamboja]]
621.713

suntingan