Buka menu utama

Perubahan

58 bita dihapus ,  2 bulan yang lalu
k
tidak ada ringkasan suntingan
Nama Lodaya diambil dari cerita rakyat di Tatar Sunda yakni Macan Lodaya yang merupakan penjelmaan dari [[Prabu Siliwangi]] ketika berhadapan dengan anaknya, [[Raden Kian Santang]].
 
Versi lain menyebutkan bahwa nama ''Lodaya'' merupakan singkatan dari dua kota tujuan akhir kereta api ini, yaitu So'''lo''' -Ban'''d'''ung R'''aya'''.
 
== Sejarah ==
 
== Asal-usul nama Lodaya ==
Nama Lodaya mulai dipakai pada 12 Mei 2002 diambil dari singkatan '''So'''lo-Ban'''d'''ung R'''aya'''. Dilihat dari sejarahnya, Lodaya identik dengan budaya [[Sunda]]. Dalam budaya [[Sunda]], Lodaya merupakan sosok maung (macan putih) jelmaan [[Prabu Siliwangi]] ketika berhadapan dengan putranya [[Raden Kian Santang]].
 
Nama Lodaya juga banyak dipakai di [[Jawa Barat]]. Mulai Jalan Lodaya, Stadion Lodaya di Kota Bandung, Lapangan Sakti Lodaya di [[Tasikmalaya]], dan tentu saja Lodaya Bandung. Jadi bukan sekedar nama kereta singkatan Solo-Bandung Raya.