Urang Kanekes: Perbedaan revisi

48 bita ditambahkan ,  6 bulan yang lalu
Bahasa yang mereka gunakan adalah [[Bahasa Sunda]]. Untuk berkomunikasi dengan penduduk luar mereka lancar menggunakan Bahasa Indonesia, walaupun mereka tidak mendapatkan pengetahuan tersebut dari sekolah. Orang Kanekes Dalam tidak mengenal budaya tulis, sehingga adat-istiadat, kepercayaan/agama, dan cerita nenek moyang hanya tersimpan di dalam tuturan lisan saja.
 
Orang Kanekes tidak mengenal sekolah, karena pendidikan formal berlawanan dengan adat-istiadat mereka. Mereka menolak usulan pemerintah untuk membangun fasilitas sekolah di desa-desa mereka. Bahkan hingga hari ini, walaupun sejak era [[Soeharto]] pemerintah telah berusaha memaksa mereka untuk mengubah cara hidup mereka dan membangun fasilitas sekolah modern di wilayah mereka, orang Kanekes masih menolak usaha pemerintah tersebut. Namun masyarakat kanekes memiliki caranya sendiri untuk belajar apaserta yangmengembangkan dipelajariwawasan mereka hingga sepadan dengan masyarakat diluar suku Baduy.
 
== Kelompok masyarakat ==
Pengguna anonim