Hipernefroma: Perbedaan revisi

31 bita ditambahkan ,  2 tahun yang lalu
tidak ada ringkasan suntingan
 
'''Hipernefroma''' ({{lang-en|Renal cell carcinoma, RCC, hypernephroma}}) adalah bentuk [[kanker]] berasal dari lapisan [[tubulus renal proksimal]], tubulus yang berbelit belit dan berlokasi dekat glomerulus di dalam ginjal.
 
Jenis kanker ini adalah jenis [[kanker]] [[ginjal]] yang paling terumum dalam orang dewasa, bertanggung jawab untuk sekitar 90% - 95% kasus yang didiagnosis.<ref name="m">Mulders PFA et al. Richtlijn 'Niercelcarcinoom'Ned Tijdschr Geneeskd. 2008;152:376-380.</ref> Perawatan awal adalah melalui [[nefrektomi]] radikal atau parsial dan didukung oleh perawatan yang membantu.<ref name="r">Rini BI, Rathmell WK, Godley P. Renal cell carcinoma.Curr Opin Oncol. 2008;20:300-6.</ref> Ketika tumor ini terbatas pada parenkima renal dan tidak menjelar ke organ-organ lainnya, kemungkinan selamat 5 tahun adalah 60-90%, kemungkinan selamat ini sanagatsangat menurun ketika di mana [[metastase]] sudah menyebar.
 
Tubuh manusia itu sangat mahir dalam menyembunyikan gejala penyakit tersebut. Karena itu, ketika ditemukan, orang-orang yang menderita penyakit ini biasanya sudah mengalamiberada di stadium lanjut. Gejala awal termasuk [[Hematuria|darah dalam urin]] (dialami 40% pasien ketika mereke pergi ke dokter untuk pertama kali), nyeri pingangpinggang (40%), massa atau benjolan di perut atau pinggang (25%), turun berat badan (33%), [[demam]] (20%), [[tekanan darah tinggi]] (20%), keringat malam dan merasa sakit. Ketika hipernefroma menyebar, biasanya itu menyebar ke [[kelenjar getah bening]], [[paru-paru]], [[hati]], [[kelenjar adrenal]], [[otak]] atau [[tulang]].
 
Penyakit ini menahan terhadap [[terapi radiasi]] dan [[kemoterapi]], meskipun sejumlah kasus merespon pada [[imunoterapi]]. Terapi kanker seperti [[sunitinib]], [[temsirolimus]], [[bevacizumab]], [[interferon]]-alpha, dan mungkin [[sorafenib]] telah membuktikan pencegahan hipernefroma, meskipun buktinya belum didemonstrasikan.
 
Hipernefroma juga dikaitkan dengan sejumlah [[sindrom paraneoplastik]], kondisi yang disebabkan oleh hormon yanyang diproduksi oleh tumor atau oleh tubuh yang menyerang tumor tersebut. Sindrom ini dialami oleh sekitar 20% pasien yang menderita hipernefroma dan biasanya mempengaruhi jaringan organ yang belum diserang kanker tersebut. Sindrom terumum yang dialami oleh pasien dengan hipernefroma adalah [[Hiperkalsemia|kadar kalsium darah tinggi (hiperkalsemia)]], [[Eritrosistosis|kadar sel darah merah tinggi (eritrosistosis)]], [[Trombositosis|jumlah trombosit tinggi (trombositosis)]] dan [[Amiloidosis|amiloidosis sekunder]].
 
== Lihat pula ==