Buka menu utama

Perubahan

7 bita ditambahkan ,  2 bulan yang lalu
k
link translation
Merokok di tempat umum telah sejak lama hanya dilakukan oleh pria. Wanita yang merokok dianggap telah merusak kesuciannya. Di Jepang pada [[jaman Edo]], pelacur dan kliennya saling mendekati dengan berpura-pura menawarkan rokok. Hal yang sama juga dilakukan di Eropa pada abad ke-19.<ref name="Screech-Smoke">Timon Screech, "Tobacco in Edo Period Japan" in ''Smoke'', pp. 92-99</ref> Sejak [[Perang Sipil Amerika]], penggunaan tembakau dikaitkan dengan [[maskulinitas]] dan kekuasaan, dan menjadi ikon pencitraan penguasa [[kapitalisme|kapitalis]].
 
Saat ini tembakau banyak ditentang karena mengakibatkan banyak masalah kesehatan<ref>[[:en:Health effects of tobacco|Dampak kesehatan dari tembakau]]</ref> sehingga muncul kampanye anti rokok di beragai tempat di seluruh dunia. [[Bhutan]] adalah satu-satunya negara yang melarang penjualan tembakau.<ref>[http://www.slate.com/id/2112449/ The First Nonsmoking Nation], [[Slate (magazinemajalah)|Slate.com]]</ref>
 
=== Demografi ===
 
== Syarat Tumbuh ==
Ada beberapa krteria yang menjadi syarat tumbuhnya tanaman tembakau, yakni suhu, curah hujan, dan kondisi tanah. Suhu yang baik untuk pertumbuhan tembakau berada pada rentang 20<sup>0</sup>C sampai 30<sup>0</sup> C dari mulai transplantasi hingga panen. Namun kondisi yang ideal untuk produksi daun tembakau dengan kualitas yang baik biasanya pada suhu 26<sup>0</sup> C dengan kelembapan 70-80%. Selain itu, tembakau membutuhkan distribusi curah hujan tahunan antara 500 hingga 1.250 &nbsp;mm. Namun, kelebihan air dapat menyebabkan tanaman menjadi tipis dan bersisik. Untuk kondisi tanah, tembakau umumnya dapat tumbuh pada berbagai jenis tanah. Akan tetapi tanah yang baik untuk pertumbuhan tembakau adalah tanah liat yang dalam dan berdrainase baik dengan sedikit atau tanpa risiko banjir. Meskipun tembakau toleran terhadap kekeringan, tembakau tumbuh optimum pada tanah dengan suhu 20 hingga 30 derajat dengan kapasitas pasokan air yang tinggi<ref>DAFF.2015.''Production Guideline Tobacco''.[Online]. <nowiki>https://www.daff.gov.za/Daffweb3/Portals/0/Brochures%20and%20Production%20guidelines/tobacco%20production%20guideline%20publication.pdf</nowiki> diakses pada 5/4/2019 </ref>
 
== Proses Budidaya Tembakau ==
Proses penanaman atau budidaya tembakau dimulai dari proses pengolahan lahan. Keadaan lahan sangat penting karena pertumbuhan dan perkembangan tanaman tembakau sangat dipengaruhi oleh perakaran yang aktif. Pertumbuhan perakaran dipengaruhi oleh aerasi tanah yang baik dan kelembaban yang cukup. Untuk memaksimalkan pertumbuhan tembakau dibutuhkan aerasi tanah yang baik, kecukupan air dan nutrisi tanaman.<ref name=":0">Tso, T.C. 1990. ''Production, Physiology, and Biochemistry of Tobacco Plant''. Beltsville, Maryland, USA: IDEALS, Inc</ref>.
 
Penentuan bulan tanam disesuaikan dengan waktu panen. Tembakau umumnya ditanam di akhir musim hujan yang umumnya hujan sudah jarang, dan dipanen saat musim kemarau. Ketepatan penentuan waktu tanam berpengaruh pada saat panen dan prosesing. Waktu panen yang salah dapat berpengaruh terhadap mutu tembakau yang dihasilkan. Penanaman tembakau dilakukan pada saat umur bibit 40–45 hari dan penanaman dilakukan pada sore hari, karena sore hari intensitas cahaya matahari telah menurun sehingga penguapan lebih rendah. Setelah bibit tembakau ditanam Kemudian dilakukan pemupukan. Dalam pemupukan tembakau ada beberapa hal yang harus diperhatikan, yaitu pupuk harus sesuai dengan kebutuhan tanaman dan tidak mengandung klor (Cl) dalam jumlah besar karena klor dalam daun lebih dari 1% dapat menurunkan daya bakar. <ref name=":1">Nurhidayati, Sulis Nur.Spuriyadi.2019.''Budidaya Tembakau Madura''. Balai Penelitian Tanaman Pemanis dan Serat</ref>. Waktu pemberian pupuk disesuaikan dengan kebutuhan tanaman. Tanaman tembakau mengalami pertumbuhan sangat cepat pada umur 3 - 7 minggu, ditandai dengan peningkatan bahan kering tanaman (McCants dan Woltz 1967) . Intensitas penyiraman dipengaruhi ada/tidaknya hujan. Kebutuhan air untuk tembakau sawah berbeda dengan tembakau tegal, pada kondisi tanpa hujan masing-masing memerlukan 0,5 liter dan 2 liter dalam sekali penyiraman. Penyiraman dilakukan hingga 39 kali.<ref>Rahman, A. dan Suwarso. 2003. “Studi Populasi pada Tembakau Madura dengan Cara Panen Satu Kali”. dalam ''Jurnal Littri'' 9(3): 98-103. September 2003</ref> Kualitas air yang digunakan untuk menyiram tanaman tembakau juga harus diperhatikan, terutama kandungan klor di dalamnya, yaitu tidak lebih dari 20 &nbsp;mg/liter.<ref>Karaivazoglou, N.A., D.K. Papakosta, and S. Divanidis. 2005. Effect of Chloride in Irrigation Water and Form of Nitrogen Fertilizer on Virginia (Flue-Cured) Tobacco. dalam ''Field Crops Research,'' 92(2005):61–74</ref>
 
Tanaman tembakau umumnya berbunga pada umur 60 - 70 hari setelah tanam. Pada fase ini perlu dilakukan pemangkasan bunga (''topping''). Pemangkasan adalah kegiatan pemotongan tangkai bunga dan daun pucuk dengan tujuan untuk merangsang/memacu pertumbuhan dan perkembangan daun terutama daun atas, serta memperoleh kualitas sesuai permintaan pasar. Karena tidak ada pembentukan biji maka energi/fotosintat yang dihasilkan tanaman digunakan untuk meningkatkan luas daun, berat, bodi, dan kadar nikotin.<ref name=":0" />
580

suntingan