Batara Kala: Perbedaan revisi

1 bita dihapus ,  2 tahun yang lalu
k
←Suntingan 36.79.158.185 (bicara) dibatalkan ke versi terakhir oleh LaninBot
(Jo)
Tag: Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler
k (←Suntingan 36.79.158.185 (bicara) dibatalkan ke versi terakhir oleh LaninBot)
Tag: Pengembalian
<nowiki>menurut mitologi Bali|Batara Kala (mitologi Bali)}}</nowiki>
[[Berkas:Candi Jago B.JPG|jmpl|righ|300px|Kepala Kala dari [[Candi Jago]].]]
Dalam ajaran [[agama Hindu]], '''Kālá''' ([[Devanagari]]: कल) adalah putera Dewa [[Siwa]] yang bergi [[Dewa (Hindu)|dewa]] pengusahapenguasa [[waktu]] (kata ''kala'' berasal dari [[bahasa Sanskerta]] yang artinya waktu). Dewa Kala sering disimbolkan sebagai [[rakshasa]] yang berwajah menyeramkan, hampir tidak menyerupai seorang [[Dewa (Hindu)|Dewa]]. Dalam [[filsafat Hindu]], Kala merupakan simbol bahwa siapa pun tidak dapat melawan [[Karmaphala|hukum karma]]. Apabila sudah waktunya seseorang meninggalkan dunia fana, maka pada saat itu pula Kala akan datang menjemputnya. Jika ada yang bersikeras ingin hidup lama dengan kemauan sendiri, maka ia akan dibinasakan oleh Kala. Maka dari itu, wajah Kala sangat menakutkan, bersifat memaksa semua orang
 
Kālá selain berarti waktu juga berarti hitam, bentuk feminimnya adalah Kālī. Dalam satuan waktu tradisional Hindu, satu kala adalah 144 detik.