Stasiun Caruban: Perbedaan revisi

86 bita ditambahkan ,  5 bulan yang lalu
k
Persinyalan
k
k (Persinyalan)
| toilet = Ya
| merokok = Ya
| persinyalan = Elektrik* Mekanik tipe [[LenSiemens]] Industri|Sinyal& ''Interlocking''Halske Len]]-02semiotomatis (s.d. 2019)
* Elektrik tipe [[Len Industri|Sinyal ''Interlocking'' Len]]-02 (2019-sekarang)
| kesehatan = Ya
| track = 5 (jalur 2 dan 3: sepur lurus)
'''Stasiun Caruban (CRB)''' ([[Hanacaraka]]: {{jav|ꦱꦼꦠꦱꦶꦪꦸꦤ꧀​ꦕꦫꦸꦧꦤ꧀}}, ''Sêtasiyun Caruban'') merupakan [[stasiun kereta api]] kelas II yang terletak di [[Caruban]], tepatnya di [[Krajan, Mejayan, Madiun]]. Stasiun yang terletak pada ketinggian +74 m ini termasuk dalam [[Daerah Operasi VII Madiun]] dan merupakan satu-satunya stasiun kereta api yang melayani naik turun penumpang di [[Kabupaten Madiun]]. Stasiun ini menjadi andalan bagi masyarakat [[Caruban]] dan sekitarnya yang ingin bepergian naik kereta api karena jaraknya dengan [[Stasiun Madiun]] yang cukup jauh, sekitar 13 km.
 
Awalnya stasiun ini memiliki tiga jalur kereta api dengan jalur 1 yang lamaeksisting sebagai sepur lurus ditambah satu [[sepur badug]]/jalur buntu eksisting di sisi timur bangunan stasiun lama. Setelah [[jalur ganda]] pada segmen lintas [[Stasiun Nganjuk|Nganjuk]]-[[Stasiun Babadan|Babadan]] resmi dioperasikan per 30 April 2019, jumlah jalurnya bertambah menjadi empat. Bangunan lama peninggalan ''[[Staatsspoorwegen]]'' sudah dibongkar karena terkena perpanjangan sepur badug tersebut menjadi jalur 1 yang baru sehingga digantikan dengan bangunan baru yang lebih besar; terletak sekitar 100 m di sebelah timur posisi bangunan lama. Jalur 1 yang lamaeksisting diubah menjadi jalur 2 yang baru sebagai sepur lurus hanya untuk arah [[Stasiun Madiun|Madiun]], jalur 2 yang lamaeksisting diubah menjadi jalur 3 yang baru sebagai sepur lurus hanya untuk arah [[Stasiun Kertosono|Kertosono]], jalur 3 yang lamaeksisting diubah menjadi jalur 4, dan satu jalur baru di sisi selatan stasiun sebagai sepur badug yang baru. Selain itu, sistem persinyalan telah diganti dengan sistem persinyalan elektrik.<ref>{{cite news|title=Kemenhub Bangun Tiga Stasiun Kereta Api|date=26 September 2017|newspaper=Jawa Pos}}</ref>
 
== Layanan kereta api ==
* [[Kereta api Bangunkarta|KA Bangunkarta]] tujuan [[Stasiun Gambir|Jakarta]] (KA 55) berpapasan dengan [[Kereta api Argo Wilis|KA Argo Wilis]] tujuan [[Stasiun Surabaya Gubeng|Surabaya]] (KA 6) yang melintas langsung
* [[Kereta api Sancaka|KA Sancaka]] tujuan [[Stasiun Yogyakarta|Yogyakarta]] (KA 85) berpapasan dengan sesamanya tujuan [[Stasiun Surabaya Gubeng|Surabaya]] (KA 86) yang melintas langsung
* [[Kereta api Sri Tanjung|KA Sri Tanjung]] tujuan [[Stasiun Surabaya Gubeng|Surabaya]] bersambung [[Stasiun Banyuwangi Baru|Banyuwangi]] (KA 194/195) disusul luar biasa oleh [[Kereta api Gajayana|KA Gajayana Tambahan]] tujuan [[Stasiun Malang|Malang]] (PLBKA 7008B) yang melintas langsung
 
== Jadwal kereta api ==
|}
 
* '''PLBKA Tambahan (beroperasi pada masa lebaran, natal-tahun baru, ataupun terkadang di akhir pekan tertentu)'''
{| class="wikitable sortable"
!No. PLBKA
!KA
!Tujuan
!Berangkat
|-
|7023A
|7023B
|[[Kereta api Sancaka|Sancaka Tambahan]]
|[[Stasiun Yogyakarta|Yogyakarta Tugu (YK)]]