Istana Nijo: Perbedaan revisi

350 bita ditambahkan ,  2 tahun yang lalu
k (Bot: Perubahan kosmetika)
Setelah berakhirnya [[pertempuran Sekigahara]] pada tahun 1600, pemerintahan Jepang beralih kekuasaan di bawah pimpinan [[Tokugawa Ieyasu]] yang berhasil menyatukan Jepang dan mendirikan [[Keshogunan Tokugawa]]. Ieyasu memerintahkan pembangunan Kastil Nijo pada tahun 1601 dan diselesaikan pada 1603. Bangunan tersebut berfungsi sebagai tempat penginapan bagi Ieyasu setiap kali mengunjungi ibukota kekaisaran di Kyoto.
 
Di tahun 1624, renovasi besar dilakukan pada Kastil Nijo di bawah kepemimpinan Shogun Iemitsu sebagai bagian dari persiapan kunjungan kaisar [[Kaisar Go-Mizunoo]].<ref>[http://www.jcastle.info/view/Nijo_Castle JCastle - Guide to Japan Castle], Jcastle.info. Diakses pada 27 Juni 2019.</ref> Pada Agustus 1750, salah satu menara utama Nijo habis terbakar akibat sambaran petir dan tidak dibangun kembali. Di tahun 1939, Istana Nijo diserahterimakan kepada Pemerintah Kota Tokyo. Istana ini kemudian resmi masuk ke dalam daftar Warisan Budaya UNESCO di tahun 1994. Baru pada tahu 2011, dilakukan restorasi dalam skala besar untuk Istana Nijo.
 
== Referensi ==
3.550

suntingan