Sri Tanjung: Perbedaan revisi

429 bita ditambahkan ,  2 tahun yang lalu
tidak ada ringkasan suntingan
Tag: Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler Suntingan seluler lanjutan
Tag: Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler Suntingan seluler lanjutan
{{tentang|cerita rakyat dari [[Kabupaten Banyuwangi]]|kereta api milik [[PT Kereta Api Indonesia]]|kereta api Sri Tanjung}}
{{untuk|taman kota di Kota Banyuwangi|Taman Sritanjung}}
 
{{Infobox folk tale
|Folk_Tale_Name = Legenda Sri Tanjung
|Image_Name = Lukisan pembunuhan Sri Tanjung.jpg
|Image_Caption = Pembunuhan Sri Tanjung oleh Sidopekso dalam lukisan karya R. Iskandar.
|Aarne-Thompson Grouping = Sejarah
|AKA = Kisah asal usul [[Banyuwangi]]
|Mythology =
|Country = {{INA}}
|Region = [[Banyuwangi]]
|Origin_Date =
|Published_In =
|Related =
}}
 
 
'''Sri Tanjung''' atau juga dikenal dengan kisah '''Banyuwangi''' ([[Bahasa Jawa]] untuk "air yang harum") adalah sebuah kisah [[dongeng]] dalam khazanah kebudayaan [[Suku Jawa|Jawa]] mengenai kesetiaan seorang istri kepada suaminya. Kisah ini populer sejak zaman [[Majapahit]]. Kisah ini dikenal dalam karya sastra berbahasa Jawa Pertengahan dalam bentuk ''[[kidung]]'' yaitu tembang yang dinyanyikan. Selain itu cerita ini juga terkenal karena biasa dibawakan dalam upacara ruwatan dalam adat Jawa. Nama Sri Tanjung sendiri dikaitkan dengan [[Tanjung (pohon)|Bunga Tanjung]] (''Mimusops elengi''), bunga yang beraroma wangi.