Skadron Pendidikan 104: Perbedaan revisi

2 bita dihapus ,  7 bulan yang lalu
k
Bot: Perubahan kosmetika
k
Tag: suntingan perangkat seluler suntingan web seluler VisualEditor
k (Bot: Perubahan kosmetika)
Dalam rangka memenuhi tenaga penerbang untuk mengawaki pesawat [[TNI]]/[[TNI AU]] perlu diselenggarakan sekolah penerbang.
 
Untuk menyelesaikan Pendidikan Sekolah Penerbang ada beberapa tahapan yang harus ditempuh, antara lain bina kelas (Ground School) dan bina terbang, sedangkan bina terbang sendiri terdiri dari dua tahapan yakni latih dasar dan latih lanjut.
 
Skadron Pendidikan 104 bertugas menyelenggarakan pendidikan bina kelas selama 2,5 bulan atau 10 minggu, dengan jumlah pelajaran sebanyak 444 jam. Materi Ground School antara lain :
Setelah tahapan teori dan latihan terbang dengan simulator selesai, kemudian siswa melanjutkan fase bina terbang dengan pesawat sesungguhnya, yaitu pesawat pesawat G-120 TP-A Grob di [[Skadron Pendidikan 101]] dan Pesawat KT-1B Woongbee di [[Skadron Pendidikan 102]].
 
Selain menyelenggarakan tahapan bina kelas bagi siswa Sekolah Penerbang (Sekbang), Skadron Pendidikan 104 juga menyelenggarakan bina kelas bagi siswa Sekolah Instuktur Penerbang (SIP), Sekolah Navigator (Seknav), Sekolah Instruktur Navigator (SIN) dan Sekolah Juru Montir Udara (JMU).<ref name=":0" />
 
== Komandan ==
== Referensi ==
<ref>{{Cite web|url=https://tarunanusantara.sch.id/blog/letkol-pnb-muhammad-sugiyanto-st-(tn-5)-jabat-komandan-skadik-104-pangkalan-tni-au-adisutjipto|title=TarunaNusantara|website=tarunanusantara.sch.id|access-date=2019-07-01}}</ref>{{Tni-stub}}
<references /><br />
 
[[Kategori:Tentara Nasional Indonesia]]
[[Kategori:Kodikau]]
[[Kategori:Skadron TNI]]
<references /><br />
635.243

suntingan