Agustinus Adisoetjipto: Perbedaan revisi

36 bita ditambahkan ,  1 tahun yang lalu
k (Menghilangkan spasi sebelum tanda koma dan tanda titik dua)
Tag: Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler
# Komodor Muda Udara Agustinus Adisutjipto
# Komodor Muda Udara Prof. Dr. [[Abdulrahman Saleh]]
# Pilot, [[A.N Constantine]] , berkebangsaan Australia
# Co-pilot, [[R.L. Hazelhurst]], berkebangsaan Inggris
# Juru Radio, Opsir Udara [[Adisumarmo Wiryokusumo]]
# Juru Teknik, [[Bhida RamRAM]] , berkebangsaan India
# Ny. [[A.N. Constantine]]
# [[Zainal Arifin]] , Atase Perdagangan RI di Singapura
# [[A. Gani Handonocokro]]
 
Sementara itu, di [[Lanud Maguwo]] , Kepala Staf [[S. Suryadarma]] telah menunggu kedatangan pesawat ini dan memerintahkan agar pesawat tidak perlu berputar-putar sebelum mendarat, untuk menghindari kemungkinan serangan udara terhadap pesawat tersebut. Ini mengingat bahwa di dalam pesawat, ada dua tokoh penting AURI, yakni A. Adisutjipto dan Abdulrachman Saleh.
 
Saat telah mendekati Lanud Maguwo pada pukul 16.30, pesawat ini pun tetap berputar-putar untuk bersiap mendarat. Tiba-tiba dari arah utara, muncul dua pesawat [[Curtiss P-40 Warhawk|Kittyhawk]]<ref>[http://www.angkasa-online.com/public/print/17/1/87.htm Angkasa Online No 1 Oktober 2006 Tahun XVII]''Para Sahabat AURI yang Terlupakan'' Kittyhawk Belanda di Dusun Ngoto pada tanggal 29 Juli 1947.</ref> milik Belanda yang diawaki oleh Lettu B.J. Ruesink dan Serma W.E. Erkelens, yang langsung menembaki pesawat tersebut. Akibatnya pesawat hilang kendali dan akhirnya pesawat jatuh di perbatasan Desa Ngoto dan Wojo dan langsung terbakar. Semua orang di pesawat meninggal dunia, hanya pesawatnya yang berhasil selamat.
151

suntingan