Parangtritis, Kretek, Bantul: Perbedaan revisi

tidak ada ringkasan suntingan
|kepadatan =
}}
[[Berkas:Parangtritis_dilihat_dari_atas1.jpg|jmpl|ka|250px|Parangtritis dilihat dari atas.]]
[[Berkas:Sandboarding_di_Gumuk_Pasir_Parangtritis,_Yogyakrata.jpg|jmpl|250px|''Sandboarding'' di gumuk pasir Parangtritis.]]
'''Parangtritis''' ({{lang-jv|ꦥꦫꦁꦠꦿꦶꦠꦶꦱ꧀}}) adalah [[desa]] di [[kecamatan]] [[Kretek, Bantul|Kretek]], [[Kabupaten Bantul|Bantul]], [[Daerah Istimewa Yogyakarta]], [[Indonesia]].
 
Parangtritis merupakan objek wisata yang cukup terkenal di Yogyakarta selain objek pantai lainnya seperti Samas, Baron, Kukup, Krakal dan Glagah. Parangtritis mempunyai keunikan pemandangan yang tidak terdapat pada objek wisata lainnya yaitu selain ombak yang besar juga adanya gunung-gunung pasir di sekitar pantai, yang biasa disebut gumuk. Objek wisata ini sudah dikelola oleh pihak Pemkab Bantul dengan cukup baik, mulai dari fasilitas penginapan maupun pasar yang menjajakan souvenir khas Parangtritis.
 
Di Parangtritis ada juga ATV, kereta kuda &dan kuda yang dapat disewa untuk menyusuri pantai dari timur ke barat. Selain itu Parangtritis juga merupakan tempat untuk olahraga udara/[[aeromodeling]].
 
=== Parangwedang ===
Selain itu terdapat pemandian yang disebut [[Parangwedang]]. Konon, air di pemandian ini dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit di antaranya penyakit kulit karena air dari pemandian tersebut mengandung belerang. Air panas dari Parangwedang juga dialirkan ke Pantai Parangtritis untuk bilas setelah bermain pasir dan juga mengairi kolam kecil bermain anak-anak.
 
=== Parangkusumo ===
 
=== Folklor ===
Penduduk setempat percaya bahwa seseorang dilarang menggunakan pakaian berwarna hijau muda jika berada di pantai ini. Pantai Parangtritis dan Parangkusumo menjadi tempat kunjungan utama wisatawan, terutama pada malam tahun baru Jawa (1 Muharram/Suro).
 
{{Topik Yogyakarta}}