Buka menu utama

Perubahan

955 bita ditambahkan ,  2 bulan yang lalu
[[Pengguna:Taylor 49|Taylor 49]] ([[Pembicaraan Pengguna:Taylor 49|bicara]]) 7 Juli 2019 12.11 (UTC)
:KBBI I [[Kamus Besar Bahasa Indonesia|terbit 1988]]. Sebelum itu, belum ada acuan resmi untuk menyatakan mana ejaan kata yang baku. Ketika dipakai sebagai nama diri, panduan ejaan baku tidak berlaku. Gunakan ejaan yang dipilih oleh pemilik nama. –[[Pengguna:IvanLanin|IvanLanin]] ([[Pembicaraan Pengguna:IvanLanin|bicara]]) 8 Juli 2019 00.46 (UTC)
 
== Penamaan obat. ==
 
Beberapa nama obat memiliki pengejaan yang berbeda antarsumber dari pemerintah. Semisal [[Lidokaina]] pada Pusba, sementara Farmakope Indonesia edisi V (FI V) menggunakan [[Lidokain]]. [[Kafeina]] pada FI V dan Pusba, sementara Formularium Nasional menggunakan [[Kafein]]. [[Tetrasiklina]] pada Pusba, sementara [[Tetrasiklin]] pada FI V. Di pendidikan tinggi dan pada masyarakat umum, lebih terbiasa untuk tidak menggunakan akhiran -a pada nama obat. Saya ingin meminta pendapat, sebaiknya yang dijadikan patokan dalam penamaan obat apakah Pusba atau Farmakope Indonesia? Lalu, saya ingin meminta tolong ketika membuat artikel tentang obat, dibuat juga halaman pengalihan untuk pengejaan lainnya. Terima kasih -- [[Pengguna:Johnstad Di Maria|<font style="color:#4682B4;">'''Johnstad'''</font>]]&nbsp;<sup>[[Pembicaraan Pengguna:Johnstad Di Maria|<font style="color:#4682B4;">'''Почта'''</font>]]</sup> 8 Juli 2019 12.38 (UTC)