Buka menu utama

Perubahan

393 bita ditambahkan ,  3 bulan yang lalu
k
←Suntingan Dara Epsilon (bicara) dibatalkan ke versi terakhir oleh Bagas Chrisara
[[Berkas:Codex Gigas devil.jpg|jmpl|upright=1.1|Gambar Satan dalam ''[[Kodeks Gigas]]'' yang berasal dari abad ke-13]]
'''Setan''' atau mantan'''syetan'''{{efn|{{lang-he|שָּׂטָן}} (''sâtan''), berarti "musuh";{{sfn|Kelly|2006|pages=2–3}} {{lang-grc|ὁ σατανᾶς}} atau σατάν (''ho satanas'' atau ''satan'');{{sfn|Boyd|1975|page=13}} {{lang-ar|شيطان}} (''syaiton''), berarti "sesat" atau "jauh"}} adalah makhluk dalam [[agama Samawi]] yang menggoda manusia untuk berbuat jahat. Pada awalnya, istilah "setan" digunakan sebagai julukan untuk berbagai entitas yang menantang kepercayaan [[iman]] manusia di dalam [[Alkitab Ibrani]]. Sejak saat itu, agama-agama Samawi menggunakan istilah "Satan" sebagai nama untuk [[Iblis]]. Di dalam bahasa Indonesia, istilah Satan berbeda maknanya dengan "setan". "Satan" (huruf besar) lebih condong kepada sang Iblis (''diabolos''), sedangkan "setan" (huruf kecil) lebih mengacu kepada roh-roh jahat (''daemon''). Perubahan makna itu terjadi karena ''setan'' tidak diterjemahkan langsung dari bahasa Ibrani, melainkan melalui bahasa Arab, sehingga terjadi pergeseran makna.
 
Tokoh yang dikenal sebagai "setan" pertama kali muncul dalam [[Tanakh]] sebagai seorang penuntut surgawi dan salah satu [[anak-anak Elohim]] yang tunduk kepada [[Yahweh]]. Ia menuntut [[Kerajaan Yehuda|bangsa Yehuda]] dalam pengadilan surgawi dan menguji kesetiaan para pengikut Yahweh dengan membuat mereka menderita. Selama [[periode Intertestamental|periode intertestamental]], setan berubah menjadi makhluk jahat dengan sifat-sifat yang amat mengerikan dan [[kosmologi dualisme|berlawanan]] dengan Tuhan (kemungkinan akibat pengaruh dari tokoh [[Angra Mainyu]] dalam agama [[Zoroastrianisme]]). Dalam [[apokrifa]] [[Kitab Yobel]], Yahweh memberikan wewenang atas [[malaikat yang jatuh|malaikat yang telah jatuh]] kepada [[Mastema]] untuk menggoda manusia agar mereka berbuat dosa, dan juga untuk menghukum mereka. Dalam [[Injil Sinoptik]], Satan [[pencobaan Yesus|mencobai Yesus di gurun]] dan dianggap sebagai penyebab penyakit. Dalam [[Kitab Wahyu]], Satan muncul sebagai naga merah besar yang dikalahkan oleh [[Malaikat Mikael]] dan dilempar dari surga. Ia kemudian terikat seribu tahun lamanya, tetapi sempat bebas sebelum akhirnya dikalahkan dan dilempar ke [[lautan api]].