Buka menu utama

Perubahan

k
Bot: Perubahan kosmetika
 
=== Penyelesaian ===
[[Berkas:Sumbar Expo 2016 Resmi Digelar.jpg|jmpl|kananka|200x200px|Gubernur Jawa Barat [[Ahmad Heryawan]] (tengah) dan Gubernur Sumatra Barat [[Irwan Prayitno]] (kanan). Lewat kerja sama yang dibangun Pemrov Sumbar, Pemrov Jawa Barat ikut membantu penyelesaian pembangunan Masjid Raya Sumbar.|kiri]]
Pada 2016, pemerintah Sumatra Barat mendapat bantuan dari [[Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia|Kementerian Pekerjaan Umum RI]] sebesar Rp10,1 miliar yang digunakan untuk pembangunan pekarangan.<ref>[http://harianhaluan.com/news/detail/54957/pembangunan-masjid-raya-sumbar-dilanjutkan "Pembangunan Masjid Raya Sumbar Dilanjutkan".] 4 Juni 2016. ''[[Harian Haluan]].</ref><ref name=":2" /> Pada tahap kedelapan, kelanjutan pembangunan dibiayai melalui penerimaan dana bantuan keuangan khusus dari dua provinsi yakni Jawa Barat dan Papua dengan total sebesar Rp12,5 miliar.<ref name=":0">Agus Yulianto. [http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/islam-nusantara/16/11/17/ogruw5396-pembangunan-masjid-raya-sumbar-habiskan-dana-rp-253251-miliar "Pembangunan Masjid Raya Sumbar Habiskan Dana Rp 253,251 Miliar"]. ''Republika''. 17 November 2016.</ref> Anggaran bersumber dari pemerintah provinsi Papua sebesar Rp5 miliar dan Jawa Barat sebesar Rp7,5 miliar. Bantuan tersebut digunakan untuk penyelesaian lantai dasar masjid<ref>[http://lpse.sumbarprov.go.id/eproc4/lelang/10758016/pengumumanlelang Biaya Finishing Lantai Dasar - Kegiatan Finishing Lantai Dasar Mesjid Raya Sumatra Barat].</ref> yang akan dijadikan ruangan pertemuan, ruang penjagaan, pustaka, instansi listrik, dan lain-lain.<ref>Yudha Manggala P. Putra. [http://www.republika.co.id/berita/nasional/daerah/16/12/07/ohtovk284-masjid-raya-sumbar-bisa-digunakan-kembali-januari "Masjid Raya Sumbar Bisa Digunakan Kembali Januari"]. '"Republika''. 7 December 2016. </ref>
 
Ruang utama yang dipergunakan sebagai tempat salat terletak di lantai atas berupa ruang lepas. Lantai atas dengan elevasi tujuh meter terhubung ke permukaan jalan melalui ''ramp'', teras terbuka yang melandai ke jalan. Dengan luas 4.430 meter persegi, lantai atas diperkirakan dapat menampung 5.000–6.000 jemaah. Adapun lantai dua berupa [[mezanin]] berbentuk leter U memiliki luas 1.832 meter persegi.
 
[[Berkas:Mural di Pasar Raya Padang.jpg|al=|jmpl|kananka|Mural di [[Pasar Raya Padang]] yang menampilkan Masjid Raya Sumbar. Masjid itu telah menjadi ikon sekaligus daya tarik wisata Sumatra Barat.]]
 
Konstruksi rangka atap menggunakan pipa baja. Gaya vertikal beban atap didistribusikan oleh empat kolom beton miring setinggi 47 meter dan dua balok beton lengkung yang mempertemukan kolom beton miring secara diagonal. Setiap kolom miring ditancapkan ke dalam tanah dengan kedalaman 21 meter, memiliki pondasi tiang bor sebanyak 24 titik dengan diameter 80 centimeter. Pekerjaan kolom miring melewati 13 tahap pengecoran selama 108 hari dengan memperhatikan titik koordinat yang tepat.<ref>{{cite web|url=http://www.sumbarprov.go.id/detail.php?id=246|title=Dana Pembangunan Masjid Raya Sumbar Tahap II Rp150 M|last=Pemerintah Provinsi Sumatra Barat|date=5 Maret 2009|accessdate=21 Desember 2014}}</ref>
572.317

suntingan