Buka menu utama

Perubahan

1.127 bita ditambahkan ,  5 bulan yang lalu
Sejarah, lokomotif penarik, dll.
}}
 
[[Berkas:KA Lodaya.JPG|jmpl|Kereta api Lodaya menikung di [[stasiun Lebak Jero]].|pra=Special:FilePath/KA_Lodaya.JPG]]
[[Berkas:Awipari sta 141122-0160 rwg.JPG|jmpl|Kereta api Lodaya masuk [[stasiun Awipari]].]]
[[Berkas:CC 206 13 27 Lodaya di Lempuyangan.JPG|jmpl|Kereta api Lodaya langsung [[Stasiun Lempuyangan]].]]
Pada masa-masa awal kereta ini berganti nama menjadi KA Lodaya, kereta ini dikenal dengan livery khusus yang hanya ada pada kereta ini, yaitu ''livery'' biru-putih dengan warna biru di ujung kanan dan kiri kereta serta putih di tengah, lengkap dengan tulisan "Lodaya". Sejak tahun 2006, livery ini mulai berganti dengan livery terbaru dan KA Lodaya menggunakan livery yang sama dengan kereta api lainnya, hingga saat ini.
 
Pada tahun 2018, kepemilikan kereta api Lodaya dipindahkan dari Daerah Operasi II Bandung menjadi milik Daerah Operasi VI Yogyakarta, dan dipo kereta yang mengurus rangkaiannya dari dipo Bandung (BD) menjadi dipo Solo Balapan (SLO).
 
== Rangkaian ==
Rangkaian kereta api Lodaya sejak awal peresmiannya menggunakan kereta eksekutif buatan tahun 60-an, dan kereta bisnis yang bervariasi dari mulai buatan tahun 60-an hingga 80-an, ditambah dengan kereta makan dan kereta pembangkit. Rangkaian ini digunakan hingga tahun 2018.
 
Mulai tahun 2018, kereta api Lodaya berubah kelasnya menjadi campuran eksekutif dan ekonomi premium, dengan rangkaian stainless steel buatan INKA, lengkap dengan kereta pembangkit dan kereta makannya yang juga baru.
{| class="wikitable"
|Nomor Gapeka
 
== Lokomotif penarik ==
LokomotifKereta penarikapi keretaLodaya sejak inimasih awalnyabernama adalahPajajaran/Senja CC201Mataram ditarik oleh lokomotif CC 201, namun dengan semakin panjangnya rangkaian, akhirnyadan CC203sejak menjadi lokomotifkereta penarikapi utamaLodaya, sampai kedatangan lokomotif CC204.CC Setelah CC204 dimutasi ke Sumatra Selatan dan CC206 datang, CC206203 menjadi lokomotif utama penarik kereta iniutamanya.
 
Saat lokomotif CC 204 mulai bertambah jumlahnya, sejak itu juga lokomotif CC 204 baik generasi pertama dan kedua menjadi penarik utama kereta ini.<ref>Majalah KA Edisi April 2009</ref> Lokomotif CC 201 dan CC 203 pun akhirnya hanya menarik kereta ini pada kesempatan tertentu saja. Setelah CC 204 dimutasi ke Sumatra Selatan dan CC 206 datang, CC 206 menjadi lokomotif utama penarik kereta ini mulai tahun 2013.
 
== Jadwal perjalanan ==
233

suntingan