Tembaga(II) hidroksida: Perbedaan revisi

8 bita ditambahkan ,  1 tahun yang lalu
 
== Keberadaan ==
Tembaga(II) hidroksida telah dikenal sejak peleburan tembaga dimulai sekitar 5000 SM meskipun para [[alkimia|alkemis]] mungkin yang pertama kali memproduksinya dengan mencampurkan larutan alkali ([[natrium hidroksida|natrium]] atau [[kalium hidroksida]]) dan vitriol biru ([[tembaga(II) sulfat]]). <ref>Richard Cowen, [http://www.geology.ucdavis.edu/~cowen/~GEL115/115CH3.html ''Essays on Geology, History, and People'', Chapter 3: "Fire and Metals: Copper"].</ref> Sumber kedua senyawa tersedia di zaman kuno.
 
Itu diproduksi pada skala [[industri]] selama abad ke-17 dan ke-18 untuk digunakan dalam [[pigmen]] seperti [[verditer biru]] dan [[bremen hijau]].<ref>Tony Johansen, [http://www.paintmaking.com/historic_pigments.htm ''Historic Artist's Pigments'']. PaintMaking.com. 2006.</ref> Pigmen ini digunakan dalam [[keramik]] dan [[lukisan]]. .<ref>[http://www.naturalpigments.com/detail.asp?PRODUCT_ID=417-11B ''Blue verditer''] {{webarchive|url=https://web.archive.org/web/20070927005127/http://www.naturalpigments.com/detail.asp?PRODUCT_ID=417-11B |date=2007-09-27 }}. Natural Pigments. 2007.</ref>
6.983

suntingan