Buka menu utama

Perubahan

497 bita ditambahkan ,  5 bulan yang lalu
k
hukum pelaksanaan umroh
 
Pada istilah teknis syari'ah, Umrah berarti melaksanakan [[tawaf]] di [[Ka'bah]] dan [[sa'i]] antara [[Shofa dan Marwah]], setelah memakai [[ihram]] yang diambil dari [[miqat]]. Sering disebut pula dengan ''haji kecil''.
 
Mengenai hukumnya, ada beberapa pendapat yang berbeda dari para ulama mengenai pelaksanaan ibadah umroh. menurut Imam Maliki dan Hambali, hukum ibadah umroh adalah sunnah muakad, yaitu sunnah yang diutamakan pelaksanaannya. sedangnkan menurut qaul adzhar (pendapat paling kuat) Imam Syafi’i dan Imam Hambali mewajibkan pelaksanaan umroh seperti halnya haji. Pelaksanaan umroh dilakukan oleh orang yang mampu satu kali seumur hidup lebih diunggulkan.
 
Perbedaan umrah dengan haji adalah pada waktu dan tempat. Umrah dapat dilaksanakan sewaktu-waktu (setiap hari, setiap bulan, setiap tahun) dan hanya di Mekkah, sedangkan haji hanya dapat dilaksanakan pada beberapa waktu antara tanggal 8 [[Dzulhijjah]] hingga 12 Dzulhijjah serta dilaksanakan sampai ke luar kota Mekkah.
 
== Umrah dari Indonesia ==
[[Berkas:82umroh-Jun2013-11.jpg|jmpl|Seorang jamaah umrah asal Indonesia di Ka'bah pada saat proyek perluasan Masjdil Haram mulai dikerjakan.|pra=Special:FilePath/82umroh-Jun2013-11.jpg]]
Indonesia merupakan negara muslim terbesar di dunia, sekitar 80% penduduk Indonesia adalah muslim. Pada umumnya masyarakat muslim Indonesia melaksanakan umrah menuju [[Masjidil Haram]] di [[Arab Saudi]] melalui travel umrah atau sebuah perusahaan travel atau biro perjalanan yang khusus menyelenggarakan jasa perjalanan umrah yang banyak tersebar di Indonesia. Mereka menyediakan berbagai fasilitas yang memudahkan jamaah sehingga konsentrasi jamaah hanya pada pelaksanaan ibadah umrah saja di Masjidil Haram di [[Mekkah]] dan [[Madinah]]. Travel umrah bekerja sama dengan hotel di sekitar Masjidil Haram sehingga sangat memudahkan jamaah. Pada umumnya biro perjalanan umrah menetapkan beberapa paket umrah dan yang paling minimal adalah 9 hari perjalanan dari Indonesia ke Arab Saudi dan kembali ke Indonesia lagi.
 
3

suntingan