Pelabuhan Indonesia III: Perbedaan revisi

254 bita dihapus ,  9 bulan yang lalu
tidak ada ringkasan suntingan
k (Perubahan kosmetik tanda baca)
Tag: VisualEditor-alih
 
| coordinates =
| area_served = [[Jawa Tengah]], [[Jawa Timur]], [[Bali]], [[Kalimantan Tengah]], [[Kalimantan Selatan]], [[Nusa Tenggara Barat]], dan [[Nusa Tenggara Timur]]
| key_people = [[Doso Agung]] <small>(Direktur Utama)</small>
| products =
| brands =
# Seiring pesatnya perkembangan dunia usaha, maka status Perum diubah menjadi Perseroan pada tahun 1992 dan tertuang dalam Akta Notaris Imas Fatimah, SH Nomor 5 Tanggal 1 Desember 1992.
# Perubahan Anggaran Dasar Desember 2011 tentang Kepmen BUMN 236.
''PT Pelindo III (Persero) yang menjalankan bisnis inti sebagai penyedia fasilitas jasa kepelabuhanan, memiliki peran kunci untuk menjamin kelangsungan dan kelancaran angkutan laut. Dengan tersedianya prasarana transportasi laut yang memadai, PT Pelindo III (Persero) mampu menggerakkan dan menggairahkan kegiatan ekonomi negara dan masyarakat. ''
 
Berdasarkan UU No.17 Tahun 2008 tentang Penyelenggaraan Pelabuhan Umum, PT Pelindo III (Persero) bertanggung jawab atas Keselamatan Pelayaran, Penyelenggaraan Pelabuhan, Angkutan Perairan dan Lingkungan Maritim. Dengan demikian status Pelindo bukan lagi sebagai “regulator” melainkan “operator” Pelabuhan, yang secara otomatis mengubah bisnis Pelindo dari Port Operator menjadi Terminal Operator.
Surat dari Kementerian Perhubungan, Dirjen Perhubungan Laut yang diterbitkan bulan Februari 2011 menjelaskan tentang penunjukan PT Pelindo III (Persero) sebagai Badan Usaha Pelabuhan (BUP).
 
PT Pelindo III (Persero) yang berkantor pusat di Surabaya, mengelola 43 pelabuhan yang tersebar di 7 Provinsi yaitu Jawa Timur, Jawa Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur, serta memiliki 96 anak perusahaan.
== Wilayah operasi ==
Pelindo III mengelola sebanyak 43 pelabuhan yang tersebar di 7 Provinsi yaitu:
 
== Anak Perusahaan ==
* PT Terminal Petikemas Surabaya (PT TPS) dengan status kepemilikan Pelindo III 50.5%, Kopelindo III 0.5%, dan P&O Dover 49%.
* RSPT PrimasatyaPelindo Husada Citra (RSPT PHC) dengan Status Kepemilikan Pelindo III 98.36% dan Kopelindo III 1.64%.
* PT Berlian Jasa Terminal Indonesia (PT BJTI) dengan status kepemilikan Pelindo III 96.03% dan Kopelindo III 3.97%
* PT Pelindo Marine Service (PT PMS)
* PT Portek Indonesia (PORTEK) dengan status kepemilikan Pelindo III 49% dan Portek System 51%
* PT Pelindo Daya Sejahtera (PT PDS)
* PT Ambang Barito Nusa Persada (AMBAPERS) dengan status kepemilikan Pelindo III 40% dan PD Bangun Banua 60%
* PT Terminal Teluk Lamong (PT TTL)
* PT Pelindo Marine Service (PT PMS) dengan status kepemilikan Pelindo III 96,28% dan Kopelindo III 3.72%
 
* PT Jasamarga Bali Tol (PT JBT) dengan status kepemilikan Pelindo III 17,98%, Jasa Marga 55%, Pemprov Bali 8,01%, Pemkab Badung 8,01%, PT Angkasa Pura I 8%, PT Pengembangan Pariwisata Bali 1%, PT Hutama Karya 1%, PT Adhi Karya 1%, dan PT Wijaya Karya 0,4%.
== Cucu Perusahaan ==
* PT Pelindo Daya Sejahtera (PT PDS) dengan status kepemilikan Pelindo III 90% dan Kopelindo III 10%
* PT Berlian Manyar Sejahtera (PT BMS)
* PT Terminal Teluk Lamong (PT TTL) dengan status kepemilikan Pelindo III 98% dan Kopelindo III 2%.
* PT Berkah Industri Mesin Angkat (PT BIMA)
* PT Pelindo Properti Indonesia (PT PPI)
* PT Berlian Manyar Stevedore (PT BMS)
* PT Terminal Curah Semarang (PT TCS)
* PT Alur Pelayaran Barat Surabaya (PT APBS)
* PT Pelindo Energi Logistik (PT PEL)
* PT Berkah Multi Cargo Logistik (PT BMC)
* PT Lamong Energi Indonesia (PT LEGI)
* PT Prima Citra Nutrindo (PT PCN)
* PT Tanjung Emas Daya Sejahtera (PT TEDS)
 
== Afiliasi ==
* PT Portek Indonesia (PORTEK)
* PT Ambang Barito Nusa Persada (AMBAPERS)
* PT Jasamarga Bali Tol (PT JBT)
* PT Terminal Petikemas Indonesia (PT TPI)
 
== Bidang usaha ==
15

suntingan