Stasiun Caruban: Perbedaan revisi

7 bita dihapus ,  6 bulan yang lalu
k
tidak ada ringkasan suntingan
k (Infobox bagian fasilitas)
k
'''Stasiun Caruban (CRB)''' ([[Hanacaraka]]: {{jav|ꦱꦼꦠꦱꦶꦪꦸꦤ꧀​ꦕꦫꦸꦧꦤ꧀}}, ''Sêtasiyun Caruban'') merupakan [[stasiun kereta api]] kelas II yang terletak di [[Caruban]], tepatnya di [[Krajan, Mejayan, Madiun]]. Stasiun yang terletak pada ketinggian +74 m ini termasuk dalam [[Daerah Operasi VII Madiun]] dan merupakan satu-satunya stasiun kereta api yang melayani naik turun penumpang di [[Kabupaten Madiun]]. Stasiun ini menjadi andalan bagi masyarakat [[Caruban]] dan sekitarnya yang ingin bepergian naik kereta api karena jaraknya dengan [[Stasiun Madiun]] yang cukup jauh, sekitar 13 km.
 
Awalnya stasiun ini hanya memiliki tiga jalur kereta api dengan jalur 1 yang lama sebagai sepur lurus ditambah satu [[sepur badug]]/jalur buntu di sisi timur bangunan stasiun lama. Setelah [[jalur ganda]] pada segmen lintas antara [[Stasiun Nganjuk|Nganjuk]] dan -[[Stasiun Babadan|Babadan]] resmi dioperasikan per 30 April 2019, jumlah jalurnya bertambah menjadi empat. Bangunan lama stasiun yang merupakan peninggalan ''[[Staatsspoorwegen]]'' sudah dibongkar karena terkena perpanjangan sepur badug tersebut menjadi jalur 1 yang baru sehingga digantikan dengan bangunan baru yang lebih besar; terletak sekitar 100 m di sebelah timur posisi bangunan lama. Jalur 1 yang lama diubah menjadi jalur 2 yang baru sebagai sepur lurus hanya untuk arah [[Stasiun Madiun|Madiun]], jalur 2 yang lama diubah menjadi jalur 3 yang baru sebagai sepur lurus hanya untuk arah [[Stasiun Kertosono|Kertosono]], jalur 3 yang lama diubah menjadi jalur 4, dan satu jalur baru di sisi selatan stasiun sebagai sepur badug yang baru. Selain itu, sistem persinyalan telah diganti dengan sistem persinyalan elektrik.<ref>{{cite news|title=Kemenhub Bangun Tiga Stasiun Kereta Api|date=26 September 2017|newspaper=Jawa Pos}}</ref>
 
== Layanan kereta api ==